SELASA , 23 OKTOBER 2018

‎Kepala Karantina Pertanian Parepare Bantah Lakukan Praktik Pungli

Reporter:

Editor:

dedi

Rabu , 07 Desember 2016 22:03
‎Kepala Karantina Pertanian Parepare Bantah Lakukan Praktik Pungli

Ilustrasi

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan tim Operasi Pemberantasan Pungli (OPP) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan, berhasil mengamankan pegawai Laboratorium Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Parepare Sulawesi Selatan, Selasa 6 Desember 2016, tadi malam.

Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Parepare, Sri Utami, membantah jika dilakukan penangkapan tersebut bukan pegawai Laboratorium Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Parepare.

“Yang diamankan oleh Polda Sulsel saat ini bukalah dari pegawai kami, melainkan salah satu mandor Pelabuhan Nusantara Kota Parepare atas nama Agung yang tertangkap tangan,” katanya
WITA.

Sebelumnya, ditangkapnya mandor tersebut, kata Sri Utami, diduga melakukan praktik pungutan liar (pungli), dalam proses pengiriman barang, yang dilakukan di Pelabuhan Nusantara dan Pelabuhan Cappa Ujung, Kota Parepare.

“Hanya saja pegawai Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Parepare, dapat panggilan dari Markas Kepala Kepolisian Resort (Mapolres) Parepare, Rabu (07/12/2016), ‎untuk diambil keterangannya,” ujarnya

Dia menjelaskan, semua aturan mengenai tarif pengiriman sudah jelas. Sehingga, kata dia, tim yang sebanyak 12 personil itu mendatangi kantor kami untuk melakukan pemeriksaan, tapi tidak menemukan apa-apa.

“Jadi tidak ada sama sekali penerimaan dan melakukan pemungutan di luar tarif yang telah ditentukan,” tegasnya.

 


div>