RABU , 17 JANUARI 2018

1.347 Kelompok Usaha Baru Segera Terima Bantuan Modal

Reporter:

Al Amin

Editor:

asharabdullah

Selasa , 02 Januari 2018 09:30
1.347 Kelompok Usaha Baru Segera Terima Bantuan Modal

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Prov Sulsel, H Abd Malik Faisal. ist

*Diskop dan UKM Sulsel Beri Penghargaan untuk Wirausaha Baru

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Koperasi dan Usah Kecil Menengah (UKM) Provinsi Sulsel tahun ini menyiapkan bantuan berupa pendampingan untuk mendapatkan pembiayaan modal usaha bagi para wirausahawan baru di Sulsel.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, Abdul Malik Faisal, menjelaskan, tercatat dari 3.147 wirausaha baru sebanyak 1.347 kelompok usaha akan dilakukan pendampingan lanjutan untuk diberi bantuan permodalan, melanjutkan usaha mereka nantinya.

Pada tahun ini mereka nantinya akan dipertemukan dengan lembaga penyedia jasa keuangan atau perbankan untuk mengembangkan.

“Usaha mereka, sampai nanti benar-benar mandiri dan tidak perlu dibantu lagi,” ujar Malik, Senin (1/18).

Untuk itu, tahun ini Dinas Koperasi dan UKM Sulsel tetap memfokuskan program penciptaan wirausaha baru untuk desa. Dimana pada tahun 2017 tercipta 3.147 wirausaha baru yang tersebar di 24 kabupaten/kota.

“Kami masih fokus pada program penciptaan wirausaha baru di desa yang menjadi program Bapak Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo. Dimana harus tercipta wirausaha sekira 300 ribu dalam lima tahun,” bebernya.

Namun, diakui Malik, penciptaan wirausaha baru ini tidaklah sebanyak tahun sebelumnya karena minimnya anggaran yang ada. Tahun 2017 itu Rp30 miliar dan untuk 2018 turun drastis menjadi Rp4 miliar.

“Karena anggarannya minim makanya kami akan melibatkan partisipasi kemitraan dengan BUMN, lembaga pendidikan tinggi, Pemda Kabupaten/Kota, dan asosiasi usaha,” terangnya.

Selain itu, 2018 nanti, Malik menyebutkan, akan mengubah sedikit kurikulumnya, dimana kedepan bukan cuma belajar di kelas, tapi bagaimana turun ke lapangan.

“Mereka akan dilatih langsung ke lapangan dengan pendampingan dan kendali Dinas Koperasi dan UKM,” paparnya

Selain itu, Dinas Koperasi dan UKM juga akan memberikan penghargaan kepada wirausaha baru desa yang selama 2017 ini telah dibina. Penghargaan ini nantinya diberikan kepada mereka yang dianggap mampu menunjukkan progresnya semenjak dilakukan diklat dan pendampingan oleh fasilitator independen, dimana menyentuh 24 kabupaten/kota.

“Penghargaan diberikan kepada 1.374 kelompok wirausaha baru di semua sektor, baik itu perbengkelan, industri kreatif, dan retail tingkat desa maksudnya ini toko yang dibuka,” ungkap Malik.

Menurutnya, untuk mendapat penghargaan ini tentu berdasarkan penilaian yang telah dilakukan terutama penciptaan usaha baru. Jadi mereka ini telah melalui proses pendidikan dan pelatihan yang diusulkan Dinas Koperasi Kabupaten/Kota.

“Pelatihannya ini berjalan sekira satu sampai dua bulan setiap kelompok membuat proposal progres pelatihan mereka, serta peluangnya di masa depan inilah yang menjadi penilaian dari mereka,” terang Malik. (*)


div>