KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

1 Oktober, Parkir Bandara Sultan Hasanuddin Naik 50 Persen

Reporter:

Editor:

Lukman

Selasa , 19 September 2017 18:50
1 Oktober, Parkir Bandara Sultan Hasanuddin Naik 50 Persen

MDFAJAR/RAKYATSULSEL UTANG PAJAK. Foto Bandara Sultan Hasanuddin saat diabadikan, belum lama ini. PT Angkasa Pura 1 selaku pengelola Bandara Internasional Sultan Hasanuddin masih berutang pajak parkir Rp394 juta ke Pemkab Maros.

MAROS, RAKYATSULSEL.COM – Terhitung 1 Oktober mendatang, PT Angkasa Pura I Sultan Hasanuddin, akan menaikan tarif parkir untuk kendaraan yang masuk ke area bandara. Tak tanggung-tanggung kenaikan tarif parkir kendaraan tersebut mencapai 50 persen.

General Manager PT Angkasa Pura I, Cecep Marga Sanjaya mengatakan, kenaikan tarif tersebut sudah tepat. Hal itu berdasarkan survei yang telah dilakukan oleh Yayasan Perlindungan Konsumen Indonesia (YLKI).

“Setelah dilakukan survei oleh YLKI, kami baru melakukan sosialisasi untuk penyesuaian tarif parkir kendaraan di bandara,” jelasnya.

Apalagi untuk Bandara Sultan Hasanuddin tarif parkir bandara sudah enam tahun tak naik. Dia menganggap dengan rentan waktu yang cukup panjang tersebut, sudah waktunya untuk naik.

Apalagi harga pokok produksi parkir kendaraan memiliki alokasi biaya mencapai Rp25,3 miliar per tahun. Sehingga dengan capaian parkir yang ada saat ini dianggap harus ada penyesuaian.

PT Angkasa Pura merilis penyesuaian tarif parkir kendaraan bulan Oktober mendatang dengan kenaikan sekitar 50 persen. Jika sebelumnya tarif parkir kendaraan roda dua berkisar Rp2.000/jam, maka untuk bulan oktober akan ada penyesuaian harga menjadi Rp3000/jam.

Sementara untuk roda empat, sebelumnya sekira Rp4.000/jam, mengalami kenaikan tarif menjadi Rp6.000/jam. (*)


div>