RABU , 17 OKTOBER 2018

10 Pengeroyok Syahrir Akhirnya Diringkus

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Kamis , 01 Desember 2016 11:42
10 Pengeroyok Syahrir Akhirnya Diringkus

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Biringkanaya akhirnya meringkus pelaku penyeroyokan di depan Perumnas Sudiang, Kecamatan, Biringkanaya yang menyebabkan meninggalnya, Syahrir (17), warga Jl Kappasa Raya, Kecamatan Tamalanrea, 27 November 2016 lalu.

Kepala Polsek Biringkanaya, Kompol Dodik melalui Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Burhanuddin mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi, petugas akhirnya meringkus sepuluh orang terduga pelaku pengeroyokan tersebut.

Setelah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan terhadap beberapa saksi, dari hasil informasi tersebut dilakukanlah pengejaran terhadap beberapa pelaku yang terlibat pemukulan. Hasilnya, tiga pelaku penganiayan diamankan Tim Unit Opsnal Polsek Biringkanaya.

“Ketiga pelaku berinisial FH, FT dan JP ketiganya ditetapkan jadi tersangka. Setelah itu lakukan pengembangan lagi dan berhasil diamankan dua pelaku berinisial AS dan AK. Pada tanggal 29 November 2016, empat pelaku pengeroyokan lagi diamankan berinisial AW, RZ, AD dan IM. Para pelaku berasal dari Kampung Cekde Bandara Lama, Maros,” bebernya diberitakan Rakyat Sulsel, Kamis (1/12).

Sementara, satu pelaku lainnya, berinisial YT diserahkan langsung oleh pihak keuarga ke Kantor Polsek Biringkanaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Sepuluh pelaku yang berhasil diamankan, satunya menyerahkan diri karena diduga terlibat. Dan saat ini pelaku tersebut masih dilakukan pemeriksaan, adapun juga barang bukti diamankan yakni dua busur tertancap di tubuh korban, pakaian korban, satu busur di TKP ditemukan,” ungkap Burhanuddin.

Saat ini, penyidik Polsek Biringkanaya masih melakukan pengembangan untuk menangkap beberapa rekan pelaku yang ikut terlibat.

Diketahui, kedua korban penyeroyokan ini datang di Kabupaten Maros menghadiri sebuah acara. Setelah itu, keduanya pulang melalui GOR Sudiang.

Namun, saat tiba di pertigaan jalan masuk Perumnas Sudiang, kedua korban bersama rekannya yang lain dicegat oleh pelaku. Beberapa rekan korban kabur. Namun, kedua korban terjatuh dari sepeda motornya. (***)


div>