RABU , 21 NOVEMBER 2018

10 Produser lolos di SEAscreen Academy 2018

Reporter:

Nhera

Editor:

Iskanto

Rabu , 19 September 2018 20:37
10 Produser lolos di SEAscreen Academy 2018

Sutradara film yang juga merupakan pendiri dan direktur SEAscreen Academy, Riri Riza saat menyampaikan tentang SEAscreen Academy 2018, di Cafe Mama Makassar, Rabu (19/9).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM -Setelah menyeleksi sekitar 60 produser yang mendaftarkan gagasan atau ide ceritanya di SEAscreen Academy 2018, komite dari Rumata’ Artspace berhasil memilih 10 besar produser yang dianggap patut untuk diundang.

Sutradara film yang juga merupakan pendiri dan direktur SEAscreen Academy, Riri Riza mengatakan produser yang melamar tahun ini datang dari berbagai daerah di Indonesia antara lain Mataram, Papua, Makassar, Jogja, Jakarta, dan Depok.

” Ini adalah proses seleksi yang cukup ketat mengingat produser yang mendaftar muncul dengan gagasan yang kuat baik secara latar konflik maupun wilayah.  Gagasan yang didaftarkan juga mulai dari dari fllm cerita sekitar 80 persen, film pendek sekitar 20 persen dan dokumenter sekitar 20 persen,” ungkap Riri Riza saat melaksanakan press conference, di cafe Mama Makassar, Rabu (19/9).

10 Produser tersebut 7 diantaranya berasal dari Kota Makassar. Diantaranya yakni Andreuw Parinussa film Floating School, Halim Gani Safla film Sebelah Mata, Haediqal Pawennel Film Jalangkote Rasa Keju, Andi Fatimah Azzar film  Pasar (Kalimbu), Muh Yusuf AG film Nyanyian Sahara, Sofyan Syamsul film sigeri dan rahmat arham film kebun angin. Sedangkan tiga lainnya yakni Trish Pradana, Mataram Dunia Maya Yulika Indrawati, Papua Tonotwiyat, dan Yusnaningsi Kasim, Depok Mattikang Balle.

“Yang paling membanggakan adalah melihat dalam penyelenggaraan edisi ke 6 ini beberapa peserta dari tahun-tahun sebelumnya kembali dengan gagasan film, bahkan dengan profesi sebagai produser film yang cukup profesional. Ini harus menjadi kebanggaan bagi kita bahwa regenerasi telah terjadi sejak SEAscreen pertama kali diadakan di Makassar,” imbuh Riri Riza.

Para peserta ini nantinya akan bertemu dengan para mentor yang adalah para produser film Indonesia yang tidak saja berpengalaman namun juga kaya prestasi. Mereka telah memproduserl film, baik film cerita panjang, pendek, hingga dokumenter. Mentor-mentor ini antara lain Mira Lesmana, Yulia Evlna Bhara, Nan Achnas, Muhammad Zaldy, Mandy Marahlmin, dan Riri Rlza.

“Selama 3 hari, para peserta akan mengikuti kelas intensif berupa diskusi, workshop, hingga pitching. Terna dan kurikulum yang akan mereka dapatkan beberapa di antaranya, peran produser dalam pengembangan skenario, pemasaran dan distribusi film, hingga Iine-producing,” tutupnya.(*)


div>