KAMIS , 22 FEBRUARI 2018

12 Februari, KPU Parepare Tetapkan TP-FAS sebagai Paslon di Pilwalkot Parepare

Reporter:

Editor:

Niar

Senin , 05 Februari 2018 13:04
12 Februari, KPU Parepare Tetapkan TP-FAS sebagai Paslon di Pilwalkot Parepare

int

PAREPARE, RAKSUL.COM- Bakal pasangan calon Taufan-Pangerang (TP) dan Faisal-Asriadi (FAS) akan dijadwalkan sebagai pasangan calon (paslon) yang akan bertarung dalam Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Parepare. Penetapan keduanya diagendakan berlangsung pada 12 Februari, pekan depan di ruang Media Centre Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare.

Hal ini lantaran, kedua bapaslon hingga saat tidak mengalami kendala syarat calon dan pencalonan yang telah ditetapkan sesuai regulasi yang berlaku.

Meski demikian, KPU Parepare tetap akan melaksanakan rapat pleno tertutup sebelum nama kedua bapaslon ditetapkan.

“Hingga hari ini kedua bapaslon tidak ada kendala,” ujar Nur Nahdiyah, Ketua KPU Kota Parepare, Senin, (5/2/2018).

Nur Nahdiyah membeberkan, sebelum penetapan paslon, pihaknya akan menggelar rapat pleno tertutup sehari sebelum penetapan, atau pada 11 Februari.

“Rencana penetapan paslon 12 Februari di Media Centre. Kami undang Bapaslon dan masing-masing LO, dan juga Panwas. Penetapannya dalam bentuk penyerahan berita acara berdasarkan pleno komisoner secara tertutup yang kita gelar 11 Februari,” papar Nur Nahdiyah.

Untuk penetapan paslon ini, kedua bapaslon diwajibkan hadir, termasuk pada saat pencabutan nomor urut paslon.

“Penarikan nomor urut kita jadwal besoknya, yaitu 13 Februari. Pada saat pengundian, kita undang semua parpol pengusungnya, dan tim kampanye mereka. Bapaslon bisa membawa tim 50-70 orang.

“Ini supaya tim mereka bisa menyaksikan pencabutan nomor urut. Dan mengenai nomor urut, kami siapkan hanya nomor urut satu dan dua karena cuma dua paslon,” jelasnya.

Setelah pencabutan nomor undian, KPU Parepare juga akan menggelar deklarasi kampanye damai pada 15 Februari. Pada saat yang sama, masing-masing Paslon sudah berhak melaksanakan kampanye hingga 23 Juni.

“Masa kampanye diberikan kepada paslon dari 15 Februari sampai 23 Juni, jadi ada tiga hari masa tenang, sebelum masa pencoblosan yang berlangsung 27 Juni,” pungkasnya. (nia)


div>