SELASA , 20 FEBRUARI 2018

Wajah Baru Bandara Indonesia, Terminal 3 Ultimate Soekarno Hatta Beroperasi

Reporter:

Editor:

faisalpalapa

Selasa , 09 Agustus 2016 07:56
Wajah Baru Bandara Indonesia, Terminal 3 Ultimate Soekarno Hatta Beroperasi

int

JAKARTA, RAKYATSULSEL.COM- Terminal 3 Ultimate, proyek besar Angkasa Pura (AP) II, akhirnya resmi beroperasi hari ini. Penerbangan pertama Garuda rute Jakarta – Jayapura pukul 01.20 WIB tadi menandakan gong pertama dari perombakan wajah baru terminal terbesar di Indonesia. Pihak AP II mengaku sudah siap untuk menampung lalu lintas sebanyak 50 ribu per hari di tahap awal.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama AP II Penerbangan Djoko Murjatmodjo mengatakan, pengoperasian tersebut memang dimulai sejak pukul 00.00 WIB hari ini (9/8). Dalam hari pertama operasional tersebut pihaknya bakal membuka tiga gerbang penerbangan.

Itu hanya sebagian kecil dari 28 gate yang tersedia di bangunan itu. Rencananya, 10 gerbang untuk penerbangan internasional dan 18 gerbang untuk penerbangan domestik.

Memang, untuk tahap awal potensi maksimal terminal 3 belum terpenuh. Sebab, gedung ini sementara akan menjadi tempat pemberangkatan eksklusif bagi penerbangan domestik dari maskapai Garuda. Meski begitu, dia mengaku bahwa semua sarana sudah siap.

“Kami menggunakan sistem baggage handling system (BHS) yang membuat bagasi bisa masuk keluar tanpa porter,” ungkapnya kemarin di Tanggerang (8/8).

Proses persiapan tahap akhir memang sudah dilakukan sejak Sabtu pekan lalu (6/8). Sejak akhir pekan, tenant-tenant yang menyediakan makanan dan minuman sudah kebut untuk menggarap gerai. Pihaknya pun sudah menyiapkan 130 pemandu yang bakal ditempatkan ke terminal 3 dan terminal 2F yang menjadi markas penerbangan domestik Garuda yang lama.

[NEXT-RASUL]
“Sore tadi (8/8), kami juga telah meresmikan fasilitas executive lounge milik Garuda Indonesia. Dan tim kami akan standby disini hingga operasional hari pertama,” terang Sekretaris Perusahaan AP II Agus Haryadi.

Dalam beberapa hari ini, pihaknya memang berusaha untuk menanggulangi kebingungan masyarakat. Pasalnya, sosialisasi kepindahan pemberangkatan Garuda rute domestik belum tentu tersebar ke semua konsumen. Karena itu pihaknya pun menyediakan bus khusus di terminal 2F bagi penumpang yang tidak tahu.

Terkait fasilitas, Agus yakin bahwa kapasitas Terminal 3 sendiri dianggap sudah lebih dari cukup untuk menampung 50 ribu penumpang dalam 180 penerbangan setiap harinya. Pasalnya, kapasitas maksimal dari bangunan tersebut pun dirancang untuk mengakomodir 25 juta penumpang per tahun.

“Perlu diketahui bahwa kapasitas Terminal 3 saja mengalahkan kapasitas terminal 1, 2, dan 3 eksisting digabung,” ungkapnya.

Namun, untuk mencapai potensi tersebut masih ada masa transisi yang harus dilakukan. Pertama, memodifikasi Terminal 3 eksisting sistem dan bangunannya selaras dengan Terminal 3 Ultimate. Karena itu, maskapai yang selama ini memakai bandara harus dipindahkan.

“Air Asia dan Nam Air yang selama ini memakai Terminal 3 akan kami pindahkan ke 2F. Tapi, masa pemindahan ini butuh waktu sekitar enam bulan,” jelasnya. Dengan estimasi saat ini, Terminal 3 yang sudah terintegrasi diperkirakan bisa beroperasi penuh pada kuartal pertama 2017 nanti.

Sementara itu, Direktur Utama PT Garuda Indonesia Muhammad Arif Wibowo mengatakan, pihaknya sebenarnya sudah mulai beroperasi di area Terminal 3 Sejak kemarin. Misalnya, penerbangan Garuda rute Jakarta-Tanjung Karang 15.25 WIB kemarin. Meski check in dilakukan di Terminal 2F, penumpang diantar menuju apron Terminal 3
[NEXT-RASUL]
Untuk proses layanan Terminal 3, Arif menyatakan bahwa pihaknya pun sudah siap untuk melayani dua penerbangan pertama. Sebab, setelah penerbangan Jakarta-Jayapura, Garuda juga melakukan penerbangan kedua tujuan Ternate dengan pukul 01.40 WIB. “Kami akan tambah tim khusus untuk dijadikan customer service dan petugas ground handling di Terminal 3,” jelasnya. (bil/JPG)


div>