RABU , 26 SEPTEMBER 2018

147 Ribu Warga Bulukumba Belum Ikut Program JKN

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Senin , 20 Maret 2017 15:39
147 Ribu Warga Bulukumba Belum Ikut Program JKN

Ilustrasi.

BULUKUMBA, RAKYAT SULSEL – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) belum sepenuhnya menyentuh seluruh masyarakat Bulukumba. Dari 436.751 penduduk Bulukumba, baru 288.927 penduduk Bulukumba yang memiliki kartu BPJS Kesehatan atau 66 persen.

Data dari BPJS Kesehatan, jumlah penduduk Bulukumba yang belum ikut program JKN mencapai 147.824 jiwa atau 34 persen. BPJS Kesehatan menyiapkan sejumlah program untuk meningkatkan partisipasi masyarakat Bulukumba untuk ikut program JKN.

“BPJS akan membentuk kader JKN yang bertujuan mengingatkan warga untuk jadi peserta JKN, sekaligus kader JKN akan menagih iuran bagi peserta JKN,” kata Oktav Andi Marut, Kepala BPJS Kesehatan Bulukumba, Senin (20/3).

Oktav mengaku, penerimaan iuran BPJS masih lebih rendah dibandingkan dengan biaya pengeluaran.

Pada periode 2016 lalu, BPJS telah membayar Rp21 miliar kepada fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas dan dokter keluarga. Sementara, untuk RSUD Andi Sultan Daeng Radja Bulukumba, BPJS membayar Rp44 miliar. Total uang yang dikeluarkan BPJS periode 2016 sebesar Rp65 miliar.

Bupati Bulukumba, Andi Sukri Sappewali, mendukung langkah BPJS Kesehatan pro aktif menggalang masyarakat Bulukumba untuk ikut program JKN. Langkah BPJS Kesehatan melibatkan aparat desa, perlu dilakukan. Bupati Andi Sukri Sappewali, minta pemerintah desa untuk aktif mendukung BPJS Kesehatan yang akan membentuk kader JKN. (***)


div>