SELASA , 12 DESEMBER 2017

17 Desa Deklarasi Stop Buang Air Besar di Sembarang Tempat

Reporter:

Salahuddin

Editor:

asharabdullah

Selasa , 31 Oktober 2017 15:55
17 Desa Deklarasi Stop Buang Air Besar di Sembarang Tempat

Para kepala desa di Bulukumba mendeklarasikan tidak buag air besar disembarang tempat, Selasa (31/10). Foto: Salahuddin/RakayatSulsel

BULUKUMBA, RAKYATSULSEL.COM – Sebanyak 17 desa dan kelurahan di Bulukumba mendeklarasikan Stop Buang Air Besar Sembarangan Tempat di Desa Bijawang, Kecamatan Ujungoe, Selasa (31/10/2017).

Deklarasi itu dirangkaikan dengan peringatan hari cuci tangan sedunia, yang dihadiri pejabat dari Kasubdit Penyehatan Pangan Direktorat Kesehatan Lingkungan Kemenkes RI Tutut Indra Wahyuni, Bupati Bulukumba Andi Sukri Sappewali, pejabat Organisasi Perangkat Daerah(OPD), Kepala Desa Ketua DPRD Bulukumba, HA Hamzah Pangki dan lain sebagainya.

Tutut Indra Wahyuni mengapresiasi langkah Pemkab Bulukumba menggelar hari cuci tangan sedunia yang dirangkaikan dengan deklarasi tidak buang air besar sembarangan tempat.

“Saya mengapresiasi dan berterimakasih kepada Pemkab Bulukumba atas digelarnya kegiatan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bulukumba Andi Sukri Sappewali, mengatakan tidak membuang air besar sembarangan tempat merupakan bagian dari program sanitasi total yang berbasis masyarakat.

Dia menambahkan, di Bulukumba sendiri kegiatan ini sudah berlangsung sejak sembilan tahun lalu.

“Melalui deklarasi ini, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran massyarakat akan pentingnya berperilaku hidup sehat dan bersih,” katanya. (*)


div>