KAMIS , 13 DESEMBER 2018

180 Polisi Awasi Rumah Kosong

Reporter:

get_the_user_login

Editor:

doelbeckz

Kamis , 22 Juni 2017 13:55
180 Polisi Awasi Rumah Kosong

Kepala Kepolisian Resort Kota Besar (Kapolrestabes) Makassar, Kombes Pol Endi Sutendi. foto : ist.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Lebaran Idulfitri 1438 Hijriah sisa menghitung hari. Para perantau di Kota Makassar sudah bersiap-siap kembali ke kampung halaman. Tak sedikit rumah ditinggalkan kosong pemiliknya yang melakukan mudik. Hal ini bisa mengundang perhatian pelaku kejahatan spesialis pembobol rumah kosong.

Untuk meminimalisir aksi pembobolan rumah kosong, Kepala Kepolisian Resort Kota Besar (Kapolrestabes) Makassar, Kombes Pol Endi Sutendi menugaskan anggotanya melakukan pengawasan ketat.

Endi mengaku, pihaknya sudah menyiapkan pengamanan yang disebar di 14 titik di Kota Makassar. Para personel yang terdiri dari 180 orang tersebut ditugaskan untuk melancarkan ibadah Idulfitri dan mudik selama libur panjang.

“Kita siapkan beberapa titik di kota Makassar, jadi setiap kecamatan kita siapkan posko pengamanan dan bersinergi dengan Lurah dan Camat serta RT/RW setempat,” ujar Endi diberitakan Rakyat Sulsel, Kamis (22/6).

Sejauh ini, lanjut perwira tiga bunga tersebut, pihaknya belum menemukan adanya kasus pembobolan rumah kosong. Namun demikian, pihaknya tetap waspada.

“Belum ada laporan pencurian dalam rumah dan jumlah ini menurun dibanding tahun lalu. Tapi tetap harus perhatikan rumah yang hendak ditinggal, matikan listrik dan tutup aman pintu rumah,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal mengingatkan kepada semua warga Makassar yang akan mudik agar memeriksa keamanan rumah sebelum bepergian.

[NEXT-RASUL]

“Sebelum meninggalkan rumah, pastikan dalam keadaan aman. Dengan cara matikan lampu, lepaskan colokan televisi, kulkas dan peralatan lain yang dianggap sangat membahayakan,” imbau Deng Ical, sapaan wawali Makassar.

Selain memeriksa kondisi rumah, ia juga mengingatkan pemudik memperhatikan dan mengecek semua kondisi kendaraan yang akan digunakan, termasuk kelengkapan surat-surat.

“Bagi yang membawa kendaraan, pastikan kendaraannya dalam kondisi laik jalan, perhatikan rem, ban mobil atau motor dan juga olinya karena semuanya itu berpengaruh. Pastikan semuanya aman,” kata dia.

Saat tiba di kampung, Deng Ical mengimbau kepada warganya agar tidak mengimingi anggota keluarga i kampung pekerjaan di Kota Makassar.

Menurut dia, jumlah penduduk di Makassar yang sudah mencapai angka 1,8 juta jiwa sudah sangat padat. Padahal sekarang kampung adalah daerah potensial untuk dikembangkan.

Para kepala daerah juga, kata dia, sudah membangun daerahnya masing-masing, bahkan pemerintah pusat juga telah memberikan prioritas untuk pengembangan daerah-daerah di Indonesia. (***)

 


div>