KAMIS , 20 SEPTEMBER 2018

1,9 Juta Kantong Sampah Mengendap

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Senin , 26 Maret 2018 13:15
1,9 Juta Kantong Sampah Mengendap

kantor balaikota (ist)

* Pendistribusian Tunggu Perwali Rampung

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makasssar hingga saat ini belum mendistribusikan 1,9 juta lembar kantong sampah ke 15 kecamatan. Padahal, jutaan lembar kantong sampah tersebut sudah ada sejak 2016 lalu, dan menghabiskan anggaran APBD sebesar Rp 7,7 miliar.

Rencananya, pendistribusian 1,9 Juta lembar kantong plastik sampah tersebut menunggu Peraturan Wali kota (Perwali) yang sementara dibuatkan perencanaan draftnya.

Kepala Bagian Perlengkapan Sekretariat Kota Makassar, Haidil Adha mengatakan masih menunggu perampungan peraturan wali kota yang mengatur pendistribusian kantong sampah tersebut ke kecamatan. “Masih sementara proses perampungan, kita tunggu rampung perwali baru kita sebar,” kata Haidil, Minggu (25/3) kemarin.

Perwali ini dinilai penting, agar pendistribusian jutaan kantong sampah itu tepat sasaran. Poin penting dalam isi peraturan itu adalah bagaimana tata cara penggunaan, peruntukan dan pemanfaatannya.

“Keinginan pak wali supaya tepat sasaran, makanya kita permantap di perwali, kita juga rutin melakukan sosialisasi ke setiap kecamatan,” ujarnya.

Ia menargetkan tahun ini bisa mendistribusikan jutaan lembar kantong sampah ke kecamatan. Pasalnya, barang tersebut sudah setahun lebih mengendap di bagian perlengkapan.

Bahkan, pada beberapa kesempatan seperti pada jambore bank sampah dan rapat koordinasi khusus (rakorsus) akhir Januari lalu, Haidil sudah menjanjikan akan segera mendistribusikan kantong tersebut.

“Insya Allah nanti sekitar bulan delapan (Agustus), kita distribusikan sambil menunggu penyempurnaan perwali tentang penggunaan? kantong plastik itu,” ujarnya.

Meski sekitar setahun lebih tersimpan di bagian perlengkapan, tak ada satupun barang tersebut yang rusak. Alasannya, kantong sampah tersebut didesain ramah lingkungan dan anti hama. Meskipun disimpan dalam jangka waktu yang lama tidak akan rusak.

Pengadaan kantong sampah ini merupakan bentuk edukasi pemerintah kepada masyarakat untuk senantiasa membuang sampah secara terpilah, seperti sampah organik dan anorganik.

“Ini juga untuk mengurangi volume sampah yang dibuang sampai ke TPA. Jadi, kalau nasabah bank sampah bisa setelah dipilah bisa langsung membawa ke bank sampah unit,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum, Umar menambahkah draft perwali kantong sampah itu sudah rampung. Hanya saja, dia masih menunggu pengesahan dari pimpinan. “Tinggal proses penandatanganan, setelah penandatanganan di undangkan lagi dalam berita daerah,” singkatnya. (*)


div>