• Kamis, 31 Juli 2014
Iklan | Privacy Policy | Redaksi | Citizen Report

2 Lembaga Survei di Pilkada Jeneponto ‘Tumbangkan’ Putra Mahkota

Senin , 22 Juli 2013 11:21
Total Pembaca : 3913 Views

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dua lembaga survei di Pilkada Jeneponto, Institute Survei Perilaku Politik (ISPP) dan Riset Analisis Publik (RAP) menempatkan posisi elektabilitas calon Bupati Jeneponto Ashari Faksirie Rajamilo Kr Raja makin melorot dari rival-rivalnya.

Anak dari Bupati Rajamilo itu diklaim bakal mengikuti jejak anak Bupati Bone Idris Galigo, Andi Irsan Galigo di Pilkada Bone Januari 2013 lalu dan anak Bupati Sinjai Rudiyanto Asapa, Andi Sheto Gadista Asapa di Pilkada Sinjai lalu.

Sementara paket calon Bupati Iksan Iskandar Kr Ninra-Mulyadi Mustamu Kr berada diposisi teratas.

Koordinator Survei ISPP Area Sulsel, Muh Akbar menyebutkan hasil terbarunya survei di Jeneponto ini menempatkan pakat Ashari-Mahlil Sikki tertinggal delapan persen elektabilitasnya dengan Iksan-Mulyadi.

Akbar menyebut Iksan-Mulyadi unggul 40,2 persen, diurutan kedua ada Ashari-Mahlil Sikki 31,9 Persen, diurutan ketiga Suaib-Mappatunru dengan 1,8 persen dan 26,1 persen responden menyebut Tidak Tahu/Tidak Jawab/Rahasia.

Sedangkan hasil Survei RAP yang disampaikan Direktur Eksekutifnya Adi Irawan memposisikan Paket Iksan-Mulyadi unggul 11 persen dari Ashari-Mahlili Sikki.

Disebutkan eletabilitas Iksan-Mulyadi 43,5 persen, diurutan Kedua Ashari-Mahlil Sikki 32,1 persen, diurutan ketiga Suaib-Mappatunru 2,1 persen, dan 22,3 persen responden menyebut Tidak Tahu/Tidak Jawab/Rahasia.

Akbar menyebutkan, jika putra incumbent bertarung dan surveinya seimbang dengan rivalnya pasti akan kalah, apa lagi jika sudah disalip. “ini kiamat bagi Putra mahkota, ” kata Akbar dalam rilis yang diterima Rakyat Sulsel Online, Senin (22/7).

Sedangkan Adi, menyebutkan Iksan-Mulyadi mengungguli putra Mahkota karana paket Iksan-Mulyadi memiliki figur yang merakyat, jujur, berpengalaman. Menurutnya pasangan itu dianggap idela karena paket pamong birokrat senior dan satu politisi muda berbakat.


Penulis: Achmad Shabir
Editor: Azis Kuba