SENIN , 18 JUNI 2018

200 Personil Amankan Arus Mudik Di Pangkep

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Senin , 19 Juni 2017 19:01
200 Personil Amankan Arus Mudik Di Pangkep

Kapolres Pangkep, AKBP Edy Kurniawan, saat memeriksa kesiapan pasukan, dalam apel gelar pasukan, Operasi Ramadaniyah 2017, di MakoPolres Pangkep, senin (19/06). Foto: Atho Tolak/RakyatSulsel

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – 200 Personil gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP dan Instansi Pemerintah siap amankan mudik lebaran 2017 di kabupaten Pangkep, ini ditegaskan Kapolres Pangkep, AKBP Edy Kurniawan saat memimpin apel gelar pasukan, Operasi Ramadaniyah 2017, Di Makopolres Pangkep, senin (19/6).

Edy menegaskan dalam Operasi Ramadaniyah tahun ini, melalui instruksi Presiden RI Joko Widodo , terdapat tiga poin penting yang harus diperhatikan seluruh instansi dan jajaran, yakni memastikan ketahanan pangan, menjaga stabilitas kamtibmas dan menjamin kenyamanan arus mudik dan arus balik.
“Khusus di Pangkep sendiri, untuk menjamin kenyamanan arus mudik dan arus balik, Polres Pangkep telah mendirikan 4 Pos Siaga, diantaranya 2 Pos pengamanan yang ditempatkan di perbatasan Pangkep yakni Kalibone dan Kecamatan Segeri, serta 2 pos pelayanan yakni di Mattampa kecamatan bungoro dan di tugu Bambu runcing kecamatan Pangkajenne,” ungkapnya.
Terkait kehadiran truk yang kerap parkir di tepi jalan, lanjut Edy, dan mengancam keselamatan pengguna jalan, dirinya berjanji akan menindak tegas bila menemukan truk yang melakukan pelanggaran.
“Truk di tepi jalan, kita akan langsung tindak represif, tidak boleh parkir di tepi jalan apalagi memakan badan jalan kecuali kendaraan itu mogok, tapi tetap harus beri tanda hati hati”, tegas Edy.
Terpisah, Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid, yang ikut hadir pada upacara gelar pasukan, menghimbau kepada warga Pangkep yang hendak mudik, untuk memastikan keamanan di sekitar rumahnya, untuk menghindari tindak kriminal yang rawan di musim mudik lebaran.
“Pemudik di Pangkep kita pastikan akan terus bertambah, jadi yang pergi mudik, ingat untuk tetap menjaga rumah, pastikan kunci dan kompor aman, dan antisipasi ini sudah kita imbau ke camat,” tutur Syamsuddin.
Operasi Ramadaniyah 2017 sendiri akan berlangsung hingga 16 hari kedepan dari tanggal 19 juni hingga 1 juli mendatang dengan prediksi puncak arus mudik pada H-2 lebaran dan Puncak arus balik pada H+5 setelah lebaran.

Tag
div>