SELASA , 17 JULI 2018

2015, Sisa Anggaran di Sulsel Rp 2.02 T

Reporter:

Editor:

hur

Selasa , 02 Februari 2016 15:27

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar rapat koordinasi daerah (rakorda) pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Sulsel 2016, Selasa (2/2).

Kepala Bagian Umum Ditjen Perbendaharaan Sulsel Nur Said mengatakan, kegiatan ini untuk membahas isu stratergis pelaksanaan anggaran lembaga meningkatkan kualitas pelaksanaa anggaran.

“Pelaksanakan rakor ini membahas pelaksanaan anggaran dan menyusun langkah untuk kualitas pelaksanaan anggaran ke depannya,” ujar Said.

Berdasarkan informasi Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) per 31 Desember 2015 penyerapan anggaran Sulsel mencapai 90.95 persen dengan anggran yang tersisa senilai Rp 2.02 triliun.

Rakorda ini, lanjutnya, diharapkan dapat menghasilkan strategi dalam memaparkan pelaporan anggaran secara strategis yang dilakaksanakan setiap semester.

“Ini didukung dengan Evaluasi Pelaksana Anggaran (EPA) untuk menggali penerapan pelaksanaan anggaran yang akan dilaksanakan seriap triwulan dan setiap semester dilaporkan ke Gubernur,” jelasnya.

Sehingga, kata dia, dapat mendorong pemerindah daerah untuk melaksanaakan belanja secara efisien dan mencapai sasaran.

Ia pun mengungkapkan, lambatnya penyerapan anggaran pada tahun lalu, disebabkan lambatnya penyerapan barang dan jasa, lambatnya penunjukan pejabat pembandaharaan, dan juklak dan juknis yang lambat diturunkan.

“Kehati-hatian pejabat untuk mengadakan barang kerana tidak mau terproses dalam hukum juga berpengaruh,” tambahnya.

Oleh karena itu, perasaan takut tersebut membuat penyerapan belanja modal dan barang menjadi rendah.


Tag
div>