JUMAT , 20 JULI 2018

2016, Askrindo Target Laba Rp 60 Miliar

Reporter:

Editor:

hur

Rabu , 10 Februari 2016 16:38

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Wakil Pimpinan Cabang Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), Runggawa Warsito mengatakan bahwa selama ini Asosiasi Kontraktor Air Indonesia (Akaindo) serta BPD Sulselbar selama ini melakukan kerja sama yang saling menguntungkan sehingga kedepanakan terus dilakukan.

Pihaknya menargetkan perolehan laba bersih senilai Rp 60 milyar sepanjang 2016. Laba tersebut terdiri atas Rp 30 Milyar untuk kredit usaha rakyat (KUR) dan Rp 30 milyar untuk non KUR.

Berbeda dengan target yang dicanangkan Askrindo 2015 lalu, yakni Rp 20 milyar, menurutnya berbagai strategi sedang diupayakan Askrindo untuk mencapai target tersebut. “Strategi yang sedang diusung diantaranya adalah rutin menggelar gathering dengan mitra bisnis dan beberapa asosiasi lainnya dengan menggandeng pihak perbankan Sulsel,” ujarnya, saat Gathering bersma PT Persero Askrindo Cabang Makassar danBank Sulselbar serta DPD Akaindo Sulsel, di Hotel Novotel, Jl Jend Sudirman, Rabu (10/2).

Lanjut dia, bisnis asuransi kredit pada tahun ini akan dapat digenjot pada sektor konstruksi. Askrindo wilayah Makassar telah menjalin kerja sama dengan pihak perbankan yakni bank Sulselbar, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), dan Asosiasi Kontraktor Air Indonesia (Akaindo) Makassar.

Tak hanya itu, pihaknya juga menargetkan imbal jasa sektor konstruksi di angka Rp 2 M. Jasa tersebut khusus dari imbalan jasa bank Sulselbar. “Saat ini, PT Askrindo wilayah Makassar memiliki nasabah mayoritas pegawai yang berada di 24 kabupaten/kota di Sulsel.
Para pegawai tersebut memberikan sumbangsih 70 persen dalam sektor kredit,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Kontraktor Air indonesia (Akaindo) Kota makassar, Harianto Burhan mengungkapkan, tujuan dari dilaksanakannya ghatering tersebut adalah kembali mempererat silaturahim dan menjalin kerja sama serta memperkenalkan produk-produk baru dari Askrindo dan BPD Sulselbar.

“Melalui acara ini kita akan memberikan keluhan-keluhan dan masukan yang terjadi dan persoalan yang menyangkut dengan dunia kontruksi, salah satunya adanya masalah kredit konstruksi yang menjadi problem terhadap pengusaha kontruksi untuk memulai proyek dengan dana yang terbatas padahal proyek yang dilaksanakan ini cukup besar dan inilah yang menjadi kendala terhadap teman-teman pelaku kontruksi lainnya,” kata Harianto.

Sekedar diketahui, saat ini Akaindo sedang bekerja sama dengan HIPMI sulsel membangun perumahan TNI dan POLRI serta proyek di balai pompengan dengan nilai proyek 10 Milyar, dan beberapa pengurus lainnya yang bekerja sama dengan dinas-dinas kabupaten kota dengan akumulasi proyek yang dikerjakan kurang lebih 15 milyar.


Tag
  • askrindo
  •  
    div>