KAMIS , 18 OKTOBER 2018

2016, Disdukcapil Siapkan Program Inovasi Berbabis IT dan Gratis

Reporter:

Editor:

hur

Minggu , 10 Januari 2016 19:49

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Rencana pemerintah Kota Parepare menggelar inovasi award di tahun 2016 ini, ternyata cukup membuahkan hasil. Bagaimana tidak, sejumlah SKPD telah mencanangkan berbagai macam program andalan untuk memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat, seperti halnya kantor Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Menurut Kepala Disdukcapil Kota Parepare, H Amran Ambar, demi meningkatkan mutu pelayanan dan mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat, pihaknya mengajak seluruh staf untuk memahami roh pelayanan yang reaktif dan proaktif sehingga dapat menjadi Garda terdepan dengan berbagai improvisasi. “Program kerja tahunan harus melahirkan suatu formulasi kegitan yang inovatif dan dirasakan lansung oleh masyarakat sebagai citizen,” ujarnya, Minggu (10/01).

Ambar menguraikan beberapa program kerja unggulan Disdukcapil di tahun 2016 yang diberikan serba gratis, yaitu menyiapkan ruang tunggu yang nyaman dengan antrian sistem IT, menyiapkan loket-loket pelayanan termasuk loket pengaduan sehingga terjalin ukhuwah dalam layanan. Masyarakat yang telah mendaftar melalui antrian dapat kembali beraktivitas hingga menerima informasi via SMS gateway untuk menjemput dokumen yang telah selesai pada hari itu juga.

Program lain, seperti menyiapkan pelayanan prioritas dengan proses 7 hingga 45 menit selesai, layanan sore hingga malam hari dengan layanan face to face, melakukan nota kesepakatan pemanfaatan database kependudukan Kota Parepare sebagai data valid dan akuntable, melakuan urung rembuk bagi RW se-kota Parepare, LSM serta pihak jurnalis, stakeholders baik horizontal maupun vertikal, melakukan operasi yustisi, dan memberian uang duka/pemakaman bagi keluarga yang ditinggal.

“Pokoknya, semuanya serba gratis sejak lahir hingga akhir hayat sebagaimana manifestasi program Bapak Walikota Taufan Pawe,” jelas Amran.

Selain itu, Disdukcapil juga menyiapkan kotak saran dan sms center sehingga masyarakat yang tidak berkesempatan menemui petugas pelayanan dapat menerima informasi baik langsung maupun tidak langsung tentang kualitas pelayanan yang diharapkan.

“Adapun respon masyarakat yang disampaikan kepada kami sangat beragam, baik itu memberikan respon positif ataupun memberikan kritik serta saran atas pelayanan yang telah diberikan,” katanya.

Menurutnya, semua saran dan kritik yang disampaikan masyarakat akan ditampung serta akan segara ditindaklanjuti, demi meningkatkan mutu pelayanan. “Kami sangat terbuka untuk menerima kritik dan saran dari masyarakat, demi kemajuan pelayanan karena yang pasti tanpa masukan niscaya kesempurnaan sulit terwujud,” tandasnya.


div>