RABU , 22 AGUSTUS 2018

21 DPC Solid Paketkan Ulla – Deng Ical

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Kamis , 14 April 2016 10:38
21 DPC Solid Paketkan Ulla – Deng Ical

int

MAKASSAR,RakyatSulsel.com – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulsel boleh belum jelas. Namun DPC Demokrat di Sulsel sudah bersepakat mempaketkan Ni’matullah dan Syamsul Rizal.

Ketua DPC Demokrat Bantaeng, Ilham Bachrie mengatakan tiga bulan yang lalu 21 DPC Demokrat se-Sulsel telah sepakat untuk mendukung Plt ketua Demokrat Sulsel Ni’matullah dan Syamsul Rizal satu paket untuk memimpin Demokrat Sulsel. Menurutnya, kesepakatan itu merupakan bentuk komitmen DPC.

“Yang kami lakukan sebagai ketua DPC tiga bulan lalu itu adalah bentuk komitmen kesepakatan untuk kembali menjadikan satu paket Ni’matullah dan Syamsul Rizal pada Musda Demokrat mendatang, dan itu kami tanda tangani,” ujarnya, Rabu (13/4).

Ia menambahkan, kesepakatan yang dilakukan oleh 21 ketua DPC tersebut tidak melanggar anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai. Olehnya itu, kata Ilham, tidak ada salahnya untuk menjadikan kedua tokoh Demokrat tersebut berada dalam satu paket.

“Kami bersepakat untuk menjadikan paket Ulla (Ni’matullah, red) dan Deng Ical (Syamsul Rizal, red) karena tidak melanggar ADART partai, oleh karena itu saya kira hal itu tidak ada masalah,” ucapnya.

Terkait solid atau tidaknya ketua DPC tentang kesepakatan yang telah ditandatangani tersebut akan diserahkan kepada seluruh ketua DPC. Menurutnya, sebagai orang bugis tentunya akan memegang teguh adat yang mengedepankan komitmen dalam ucapan dan perbuatan.

[NEXT-RASUL]

“Solid atau tidaknya tentang kesepakatan yang telah dibuat itu tergantung dari ketua DPC masing-masing, tapi kalau saya sebagai orang bugis tentu akan memegang teguh perkataan saya yakni taro ada taro gau (Seia antara kata dan perbuatan),” pungkasnya.

Sebelumnya, Deng Ical menegaskan tetap akan berkompetisi di Musda meski harus berhadapan dengan Ni’matullah. Menurut dia, menang atau kalah dalam sebuah pertarungan itu adalah hal yang biasa.

“Dari awal saya sudah tegaskan untuk tetap maju di Musda, bahkan sampai hari ini. Yang penting kita bersaing dengan sportif dan sehat,” ujarnya.

Wakil Ketua DPD Demnokrat Sulsel, Andi Enre Cecep Lantara memastikan belum ada kepastian jadwal Musda Demokrat. Hal itu dikarenakan belum adanya petunjuk dari DPP.

“Belum pi ada, nanti akan diinfokan kalau sudah ada. Yang jelas untuk penentuan jadwal Musda Demokrat itu sepenuhnya berada ditangan DPP,” ungkapnya.

Terkait dengan adanya isu munculnya kubu dalam internal DPD Demokrat Sulsel menjelang pelaksanaan Musda, Anggota DPRD Sulsel membantah hal tersebut. Menurutnya, tidak ada kubu dalam internal DPD Demokrat Sulsel.

[NEXT-RASUL]

“Tidak ada kubu-kubuan diinternal Demokrat Sulsel, semua kader itu tetap solid, meski tidak bisa dalam moment Musda tidak semua dapat memiliki opini yang sama tapi saya kira setelah itu semua akan kembali menyatu,” jelasnya.

Terkait kehadiran Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono pada Musda DPD Demokrat Sulsel mendatang, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sulsel, Selle KS Dalle mengatakan belum ada pembicaraan mengenai hal itu. Menurutnya, besar kemungkinan ketua umum tidak hadir.

“Kalau soal kehadiran ketua umum pada Musda nanti, sampai hari ini belum ada pembicaraan. Tapi berdasarkan pengalaman yang lalu, Pak SBY tidak pernah hadir,” ungkapnya.

Selain itu, kata dia, alasan lain yang bisa menghalangi SBY hadir pada Musda adalah tidak menginginkannya adanya indikasi intervensi pada pelaksanaan Musda. “Pak SBY itu tidak menginginkan adanya intervensi dalam pelaksanaan Musda, sehingga kemungkinan besar yang akan hadir itu hanyalah ketua OKK DPP Demokrat Sulsel,” tandasnya. (ian/uki/D)


div>