RABU , 14 NOVEMBER 2018

Reporter:

Editor:

RRS

Selasa , 04 September 2018 17:58

int

Danny Paparkan Lorong Garden di My Home Indonesia, Ambon

AMBON, RAKYATSULSEL.COM- Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto diundang khusus menjadi pembicara dalam Konferensi bertema From Home to City pada kegiatan nasional gathering My Home Indonesia 2018 di the Natsepa Resort and Conference, Ambon, Selasa (4/9).

Dalam kesempatan tersebut, Ramdhan Pomanto terlihat memaparkan konsep Lorong Garden Makassar. Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan HUT ke 433 Kota Ambon yang jatuh pada bulan September.

“Ia, kemarin Wali Kota Ambon mengundang kami. Beliau langsung membawa undangan itu ke Makassar, Alhamdulillah, kita dipercaya untuk berbagai pengalaman kita utamanya mengenai bagaimana membangun partisipasi masyarakat dan membangkitkan spirit mereka sehingga mau mengambil peran sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan. Salah satunya telah kita buktikan melaui lorong garden Makassar,” ucap Danny sapaan akrab wali kota.

Konsep taman di dalam gang sempit Makassar dikenal dengan sebutan Longgar, kependekan dari Lorong Garden. Pada Rabu, 23 Maret 2016 lalu, Wali Kota Makassar Ramdhan ‘Danny’ Pomanto sempat memamerkan Longgar kepada Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop. Julie pun begitu terpikat dengan konsep ini. Tidak hanya kehijauan dan asrinya taman, melainkan tingginya partisipasi masyarakat dalam menciptakan Longgar.

Danny menyebutkan bahwa lorong atau gang adalah sel inti sebuah kota. Membangun sebuah gang sama seperti membangun sebuah kota.

“Banyak persoalan perkotaan berada di dalam gang, seperti kejahatan dan kemiskinan. Jika pemerintah dapat memberdayakan masyarakat yang tinggal di gang dan dapat memecahkan masalah warga yang tinggal di gang maka hampir semua masalah perkotaan dapat diatasi,” ucap Danny.

Tujuan diusungnya gathering my home Indonesia guna merajut kebersamaan dan dan diharapkan mampu memberi dampak positif kepada bangsa. Sebab dalam situasi pergeseran dan gelombang transformasi yang begitu cepat di Indonesia sangat dibutuhkan bentuk kepedulian dari manusia yang menghuninya.

Makassar dibawah kepemimpinan Danny Pomanto yang juga Ketua Asosiasi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi Indonesia (AKKOPSI) dianggap mampu menerjemahkan segala perubahan dan pergeseran yang kian pesat itu serta sukses diterapkan di kota berjuluk Anging Mammiri tersebut.

Sehingga, kehadirannya diyakini bisa menitiskan gagasan tentang tanggung jawab dalam mensejahterahkan lingkungan, kota, dan bangsa yang secara aktif dan berkesinambungan bagi masyarakat Indonesia secara umum, Ambon khususnya.

Nasional Gathering My Home Indonesia sendiri adalah kegiatan rutin tahunan May Home Indonesia yang penyelenggaraannya kali ini di Kota Ambon sudah merupakan yang kelima.

Kegiatan ini dihadiri kepala-kepala Daerah dari 34 provinsi di Indonesia, serta pemimpin di dunia kerja di seluruh Indonesia, hingga manca negara.

“Sasaran dari kegiatan ini tentunya setiap individu setelah kita sharing pengalaman di sini. Bisa membawa satu perubahan positif dan membangun kepedulian terhadap masalah-masalah yang terjadi di lingkungan, sekolah, dan tempat kerja, langsung pada inti persoalannya,” pungkas Danny.


Tag
div>