KAMIS , 20 SEPTEMBER 2018

22.521 Masyarakat Lutra Terancam Tidak Bisa Memilih

Reporter:

Haerul

Editor:

asharabdullah

Kamis , 15 Maret 2018 16:30
22.521 Masyarakat Lutra Terancam Tidak Bisa Memilih

Ilustrasi pemilih. (Doc.RakyatSulsel)

MASAMBA, RAKYATSULSEL.COM – Sebanyak 22.521 masyarakat Luwu Utara (Lutra) terancam tidak bisa memberikan hak pilihnya pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur pada 27 Juni mendatang.

Ketua KPU Lutra, Suprianto mengatakan, jumlah itu merupakan hasil yang diperoleh oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang dilaksanakan kurang lebih dua bulan.

“700 orang PPDP dari 12 kecamatan yang ada di Lutra sudah melakukan pendataan, dan inilah hasil yang ditemukan dilapangan,” ungkap Suprianto, saat di rapat pleno terbuka di Aula Demokrasi KPU Lutra, Kamis (15/3).

Dia menjelaskan, 22.521 orang yang terancam tidak bisa memberikan hak pilihnya karena tidak dapat memperlihatkan apa yang merupakan syarat utama bisa menjadi pemilih.

“Syarat untuk bisa terdaftar menjadi pemilih adalah memiliki kartu keluarga dan memiliki e-KTP atau Surat Keterangan (Suket) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil),” jelasnya. (*)


div>