JUMAT , 19 JANUARI 2018

25 Mei, Deadline Relokasi Pedagang

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Selasa , 23 Mei 2017 11:40
25 Mei, Deadline Relokasi Pedagang

Kondisi pembangunan Pasar Sentral Makassar, saat diabadikan belum lama ini. foto: asep/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Perusahaan Daerah (PD) Pasar Makassar Raya menginstruksikan para pedagang Pasar Sentral Makassar yang menempati tempat penampungan sementara agar segera pindah ke bangunan baru Makassar Mall.

Instruksi ini berdasarkan surat edaran Perusahaan Daerah (PD) Pasar Makassar Raya, bernomor 511.2/221/PD.PSR/V/2017 perihal pelaksanaan relokasi pedagang, 18 Mei 2017 lalu yang dijadwalkan berlangsung 20-25 Mei mendatang.

Direktur Operasional (Dirops) PD Pasar Makassar Raya, Jafri J Timbo mengakui relokasi pedagang Pasar Sentral tersebut.

“Sesuai isi surat edaran yang dikeluarkan oleh Direksi PD Pasar Makassar Raya, maka seluruh pedagang Pasar Sentral atau New Makassar Mal yang menempati tempat penampungan sementara, terhitung 20-25 Mei agar segera mengosongkan dan pindah ke bangunan baru yang telah disediakan tanpa terkecuali,” terang Jafri diberitakan Rakyat Sulsel, Selasa (23/5).

Jafri menegaskan, jika hingga batas waktu tersebut, para pedagang belum juga pindah, maka PD Pasar menganggap para pedagang tidak keberatan dan bersedia dilakukan pembongkaran lapak oleh tim terpadu.

“Surat edaran juga sudah kita tembuskan masing-masing ke Wali Kota Makassar, Kapolres Pelabuhan, Badan Pengawas PD Pasar, Camat Wajo, Kapolsek Wajo, Danramil 03 Wajo, Pimpinan PT MTIR, Kepala Pasar Makassar Mal, dan para asosiasi pedagang pasar Makassar,” tambahnya.

Hanya saja, dia mengungkapkan proses relokasi tersebut tidak bisa serta-merta dilakukan. Melainkan, ada proses administrasi yang harus dipenuhi oleh para pedagang, seperti kewajiban syarat administrasi berupa pernyataan dari para pedagang terkait dengan kewajiban pembayaran harga kios New Makassar Mal.

[NEXT-RASUL]

“Rencananya seperti keinginan pak wali secepatnya kita mau masukkan. Namun demikian, ada hal-hal yang bersifat administrasi yang perlu kita lengkapi,” aku Jafri.

Ia juga memastikan, bagi para pedagang yang telah melunasi kewajibannya, akan diprioritaskan untuk direlokasi yang akan menempati empat lantai yang telah siap beroperasi.

“Prosedur secara administrasi wajib diselesaikan dulu, karena tidak semua pedagang membayar cash. Paling tidak para pedagang membuat pernyataan, misalnya bersedia membayar uang muka 20 persen, nanti dikasih jangka waktu untuk melunasi kepada MTIR,” jelas Jafri.

Sementara, Kepala Dinas Penataan Ruang (DP Ruang) Kota Makassar Ahmad Kafrawi yang dimintai tanggapan terkait kelayakan bangunan gedung New Makassar Mall membenarkan jika saat ini pihaknya telah merampungkan dokumen kelayakan fungsi bangunan tersebut. Hanya saja, Sertifikat Layak Fungsi (SLF) yang dikeluarkannya saat ini baru untuk penggunaan empat lantai.

“Iya, besok sudah akan kita serahkan SLF-nya. Tapi, sementara untuk empat lantai saja yang kita buatkan. Sementara sisanya akan menyusul kemudian akan kita uji lagi untuk bisa ditempati,” pungkasnya. (***)

 


div>