RABU , 19 SEPTEMBER 2018

28 Warga Kecamatan Angkona di Lutim Keracunan

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Minggu , 21 Mei 2017 12:01
28 Warga Kecamatan Angkona di Lutim Keracunan

Korban keracunan saat di Puskesmas Angkona. Foto: Rahim/RakyatSulsel.

LUWUTIMUR, RAKYATSULSEL.COM – Puluhan warga Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur dilarikan ke Puskesmas Angkona karena keracunan makanan. Para korban ini mengalami mual dan tak sadarkan diri setelah menyantap kue di acara Ibadah Rumah Tangga Jemaat Gereja GKST Moria dan Jemaat Gereja Gipil Ankona, Sabtu (20/5) sore kemarin.

Kejadian ini langsung sudah ditangani aparat Polres Luwu Timur, Sejumlah saksi sudah diperiksa terkait keracunan massal ini. Kasat Reskrim AKP Akbar Andi Mallorong, mengatakan dari hasil pemeriksaan sementara, kuat dugaan bahan kue yang digunakan sudah kadaluarsa.

Kue yang dimakan para korban ini dipesan dari pengusaha catering Suhaini yang akrab disapa Mama Naila, Warga desa Tampina Kecamatan Angkona. Pemilik Catering sudah diperiksa mengakui membuat kue yang untuk kegiatan ibadat gereja Gipil dan Jemaat Gereka GKST Moria.

Seperti biasa kue yang dibuat berupa Bak Paw dan Donat,  bahannya berupa Terigu , Ragi, Bubuk Powder ( potas ) kelapa dan Gula Merah.

Suhaini, mengakui saat membuat kue tersebut ada yang tidak beres, Aromanya aga berbeda dengan sebelumnya. Namun, karena menganggap masih aman maka tetap saja bubuk potas tersebut dicampur dalam adonan. Ternyata, bubuk Powder tersebut dibelinya setahun yang lalu dan masih disimpannya di dalam toples. Suhaini sendiri juga ikut keracunan setelah makan kue yang dibuatnya.

“Saya kita masih aman-aman saja memakai itu, ternyata itu setahun yang lalu. Saya juga ikut keracunan karena sempat mencobanya,” akunya.

Salah seorang Korban, Yohanis Bomba, menerangkan, sebelum kejadian ia mengundang sekitar dua puluh orang jemaat untuk mengikuti ibadah dikediamannya di Desa Tampina. Saat ibadah di mulai, anggota keluarganya menyuguhkan kue yang dibeli dari catering Suhaini untuk dinikmati para jemaat. Setelah menikmati kue Pauwa tersebut jemaat pada pusing dan muntah-muntah, sehingga dilarikan ke Puskesmas Angkona.

[NEXT-RASUL]

Selain itu, Kejadian serupa juga terjadi di kelompok dua, tepatnya dikediaman Salmon Pangala. Sekitar dua puluh orang jemaat juga hadir mengikuti ibadah, para jemaat juga dilarikan ke puskesmas Angkona setelah meninkmati kue Pawa. Ternyata kue yang disuguhkan ke para jemaat juga dipesan dar catring Suhaini.

Informaasi dari Puskesmas Angkona, secara keseluruhan yang dirawat di puskesmas Angkona sebanyak 28 orang, dari jumlah tersebut 24 orang korban sudah bisa dipulangkan kerumah masing-masing, sisa 4 orang yang masih menjalani rawat inap.


div>