SABTU , 18 AGUSTUS 2018

29 April, SYL Bakal Ambil Formulir Caketum

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Selasa , 26 April 2016 10:32
29 April, SYL Bakal Ambil Formulir Caketum

int

MAKASSAR,RakyatSulsel.com – Teka teki akan majunya Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar Sulsel, Syahrul Yasin Limpo sebagai calon ketua umum Golongan Karya (Golkar) pada Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Mei mendatang terjawab sudah.

Sekretaris Tim Pemenangan SYL di Munaslub, La Kama Wiyaka mengaku diberi mandat untuk mengambil formulir pendaftaran pada 29 April mendatang. Selain itu, ia juga mengaku telah mempersiapkan berkas untuk disetor pada panitia pendaftaran.

“Saya diberi mandat untuk mengambil formulir pendaftaran 29 Maret mendatang, saat ini tengah saya persiapkan berkasnya,” kata La Kama, Senin (25/4).

Ia menambahkan, hari ini akan dilaksanakan rapat pleno untuk membahas mengenai adanya mahar politik bagi calon ketua yang akan bertarung pada Munaslub mendatang. Ia berharap, rapat tersebut selesai sehingga pelaksanaan Munaslub tidak akan tertunda lagi.

“DPP akan melaksanakan pleno terkait adanya mahar atau tidak, sehingga nantinya tidak ada lagi ribut-ribut karena kepentingan, dan kita sementara menunggu apa hasilnya,” ujarnya.

Sementara Wakil Ketua Golkar Sulsel Rahman Syah mengatakan mahar politik yang saat ini tengah gencar diisukan sebelum pelaksanaan Munaslub hanya merupakan bahasa istilah saja. Ia menilai, bahasa mahar tersebut hanyalah penerjemahan dari kontribusi kader terhadap partai.

[NEXT-RASUL]

“Saya kira Pak SYL tetap akan maju pada pertarungan ketua umum pasa Munaslub Mei nanti, isu mahar itu hanya menjadi perdebatan dimedia saja karena sebanarnya mahar itu hanyalah representasi dari kontribusi kader terhadap partai,” pungkasnya.

Terkait mahar bakal caketum, SYL menyebutkan, jika hal tersebut perlu dipertimbangkan. “Masalah mahar bagi saya itu adalah masalah yang prinsip, itu karakter kita orang Sulsel, dan itu harus dipertimbangkan oleh semua pihak. Tapi kalau Mahar itu menjadi syarat mutlak, itu melanggar prinsip yang ada,” tegasnya.

Terkait keinginan dari kader Golkar pendukungnya yang bersedia saweran mahar politik yang dipersyaratkan, SYL berpendapat itulah bentuk dukungan terhadap dirinya serta didasarkan oleh kesamaan niat dan tujuan untuk memperbaiki serta mengembalikan kejayaan Partai Golkar.

Namun, SYL pun belum mengambil keputusan untuk menerima atau menolak bantuan tersebut. “Keinginan baik dari kader golkar untuk membayar mahar itu adalah sebuah bentuk kecintaan mereka sama saya, dan niat baik saya mereka tau,” tutupnya.

Sebelumnya, Ketua Bidang Visi Misi Tim Pemenangan SYL di Munaslub, Farouk M Betta, menyatakan kesiapannya untuk saweran atau membantu menalangi uang mahar agar Gubernur Sulsel dua periode tersebut memenuhi syarat sebagai salah satu kandidat ketua umum DPP Partai Golkar.

Bahkan Aru, panggilan akrab Ketua DPRD Kota Makassar itu, akan mengajak pengurus dan kader Golkar di Sulsel untuk ikut menyumbangkan dananya jika memang SYL membutuhkan.

“Saya siap menyumbang kalau memang iuran itu ada, dan pastinya kader juga akan ikut menyumbang,” jelasnya. (ian-ril/D)


div>