SENIN , 24 SEPTEMBER 2018

33.256 Pemilih Parepare TMS

Reporter:

Fahrullah

Editor:

asharabdullah

Selasa , 13 Maret 2018 13:00
33.256 Pemilih Parepare TMS

Ilustrasi pemilih. (Doc.RakyatSulsel)

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Proses pemutakhiran data pemilih melalui Pencocokan dan Penelitian (Coklit) di Kota Parepare telah rampung dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

KPU Kota Parepare kemudian melakukan uji publik Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP), di ruang Media Centre KPU Parepare, Senin (12/3) kemarin.

Hasil pemutakhiran, dari 111.270 daftar pemilih (A-KWK) sebanyak 94.968 jiwa yang di coklit, terdiri dari laki-laki sebanyak 45.843 jiwa dan perempuan sebanyak 49.125 jiwa.

Dari data tersebut, pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 33.256 jiwa yang terdiri dari laki-laki sebanyak 16.506 orang dan perempuan sebanyak 16.750 orang.

Untuk pemilih baru (A.A-KWK) sebanyak 16.954 jiwa yang terdiri dari 8.500 jiwa pemilih laki-laki dan 8.454 jiwa pemilih perempuan. Untuk daftar pemilih potensial non KTP-elektronik sebanyak 2.525 jiwa.

Divisi Program dan Data, KPU Kota Parepare, Abdullah menjelaskan, uji publik dilakukan untuk membuka informasi mengenai hasil Coklit data pemilih ke stakehoulder, tim dan panwas.

“Selain itu, uji publik juga bertujuan untuk memberitahukan kepada masyarakat, apabila ada warga yang belum di coklit maka KPU berharap agar diberitahukan ke PPS untuk mengisi formulir tanggapan, agar PPS bisa memasukkan nama-nama yang belum dicoklit ke Daftar Pemilih Sementara (DPS) perbaikan, yang akan dilakukan 24 Maret hingga 2 April mendatang,” ujar Abdullah.

Abdullah menambahkan, nama-nama hasil pemutakhiran ini akan diserahkan ke Disdukcapil. “Kita akan berikan list namanya ke Disdukcapil. Nanti Disdukcapil yang akan menyaring, apakah betul orang ini sudah melakukan perekaman e-KTP atau belum. Atau sudah melakukan perekaman tapi fisiknya belum ada. Jika sudah disaring, dan ditemukan tidak ber e-KTP berdasarkan keterangan capil, maka kami akan coret dari daftar pemilih,” jelasnya.

Lebih jauh ia mengatakan, adapun warga yang berpindah domisili, dari hasil coklit sebanyak 19.833 jiwa yang terdiri dari 10.029 pemilih laki-laki dan perempuan sebanyak 9.804 jiwa.

“Ada dua kategori pindah domisili, yang pertama memang pindah tempat tinggal dan yang kedua pindah TPS,” kata Abdullah. (*)


div>