SELASA , 13 NOVEMBER 2018

38.449 Warga Pangkep Terancam Kehilangan Hak Memilih

Reporter:

Atho

Editor:

asharabdullah

Jumat , 16 Maret 2018 17:30
38.449 Warga Pangkep Terancam Kehilangan Hak Memilih

Penyerahan DPS Pilgub, oleh KPU Pangkep kepada Panwas Kabupaten dan Perwakilan Pasangan Calon. Foto: Atho/RakyatSulsel

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Ketua Panwaslu Kabupaten Pangkep, Syamsir Salam menyayangkan keputusan KPU Pangkep yang menetapkan 38.449 pemilih masuk kategori tidak memenuhi syarat (TMS) pada rapat pleno hasil rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS), Kamis (15/03) kemarin.

Banyaknya jumlah DPS yang ditetapkan sebagai TMS lantaran warga yang terdata sebelumnya sebagian besar dinyatakan pindah TPS. Namun, menurut Syamsir hal tersebut terlalu berlebihan, dia menilai jika warga yang hanya sebatas pindah TPS cukup ditetapkan sebagai kategori memenuhi syarat (MS) saja.

“Seharusnya itu tetap di MS kan saja, tapi diberi keterangan pindah memilih, bukannya di TMS kan, kita khawatir PPDP tidak maksimal nanti dilapangan, jika itu terjadi saya jamin masyarakat kita akan kehilangan hak kosntitusinya”, ungkap Syamsir, Jumat (16/3).

Pihaknya berjanji akan mengawal keputusan KPU tersebut untuk memastikan hak masyarakat tidak hilang. “Kami akan tetap mengawasi itu dengan baik, kami harap PPDP bekerja maksimal untuk memutakhirkan datanya,” jelasnya. (*)


div>