MINGGU , 22 JULI 2018

435 Cakepsek Dipastikan Lulus Semua

Reporter:

Editor:

hur

Jumat , 26 Februari 2016 15:41

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Sebanyak 435 calon kepala Sekolah, SD,
SMP, SMA yang sedang menanti hasil tes kesehatan dan narkoba
diprediksi lulus 100 persen.

Meski belum ada hasil panen, namun peluang besar bagi 435 para calon
pimpinan tenaga pendidik ini dipastikan duduk di kursi empuk Sekolah
Negeri yang dimimpikan.

Perihal nasib 435 kelulusan cakepsek dibeberkan oleh, Sekretais Dinas
Pendidikan Makassar, Ariaty Puspasari Abadi. Menyebutkan, saat ini
sebanyak 435 cakepsek yang menanti hasil tes akhir dari penjuangannya.
Menurutnya dipastikan 99 persen sudah hampir dipastikan lulus semua
cakepsek.

“Menururt saya, sebanyak 435 cakepsek saat ini sudah dan hampir
dipastikan lulus semua, karena tes akhir dan kuota sesuai sekolah.
Hanya saja tuhan dan pak Wali Kota Danny yang tau,”sebutnya saat saat
dikonfirmasi via telepon Jumat (26/2).

Ariaty Puspasari menjelaskan, berdasarkan data di Dikbud Makassar,
jumlah Sekolah Negeri (SN) tingkat SD, SMP, SMA/SMK saat ini berjumlah
435 sekolah yang tersebar di 14 kecamatan lingkup Pemkot Makassar.

“Sebenarnya jumlah total Sekolah Negeri di Makassar 440, hanya saja
ada sekolah yang membuka ling di kepulauan contohnya sekolah satu
atap. Induk di daratan tapi dibuka di pelosok pulau, sehingga satu
Kepsek bisa pimpin dua Sekolah. Jadi estimasi sebagai berikut sekolah
di Makassar antara lain SD sebanyak 365, sebanyak SMP sebanyak 44, SMA
sebanyak 22 dan SMK sebanyak 9,”katanya.

“Sedangkan jumlah Sekolah yang tergolong memiliki satu atap
entimasinya, SD sebanyak 365, SMP 39, SMA 22 dan SMK 9. Sehingga kuota
juga disesuaikan dengan jumlah sekolah negeri yang ada saat
ini,”tambahnya.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengungkapkan
seleksi atau lelang calon kepala sekolah Negeri (SN) lingkup Makassar
di sesuaikan dengan kuota sekolah negeri di Kota ini.

“Jadi lelang Kepsek ini hanya untuk Sekolah Negeri (SN), kalau swasta
kan urusan yayasan. Tapi guru yang mengajar di sekolah yayasan yang
status PNS juga ikut dalam seleksi ini,” ujarnya.

Menurut Danny Kuota yang disipkan saat ini sesuai jumlah sekolah
negeri yang ada di Makassar.

“Contohnya kalau ada 150 sekolah negeri maka sebanyak 150 orang kita
terima untuk mengisi kursi-kursi tersebut,”ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Alimuddin Tarawe
mengungkapkan, dirinya juga mengikuti presudur yang ada.

“Semua kan pak Wali yang menentukan, saya dan jajaran hanya
menjalankan tugas sebagai pelaksana,”katanya.

Dia berharap apapun hasilnya bisa meningkatkan mutu pendidikan dan
memajukan sekolah masing-masing di lingkup Makassar.

“Harapan kita sekolah akan tambah maju dan berkembang,”tutupnya.


div>