RABU , 14 NOVEMBER 2018

5 Kiat Memaksimalkan Kredit untuk Usaha

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Kamis , 04 Februari 2016 15:34
5 Kiat Memaksimalkan Kredit untuk Usaha

int

Orang punya utang itu memiliki pandangan negatif di mata masyarakat. Sadar atau tidak. anda apun kadang seperti itu. Namun tidak selamanya utang berkonotasi negatif. Beda rasanya bila anda sebagai seorang pebisnis, utang merupakan oksigen bagi bisnis anda. Bahkan, bisa dibilang utang merupakan penolong anda.

Sebagian kalangan beranggapan jangan takut berutang. Anda sering mendengar banyak pebisnis yang bisa sukses berkat kejeliannya dalam berhutang. Mereka bisa berkembang setelah mendapat utang alias kredit. Yap, itu benar sekali dan mereka sudah membuktikannya. Namun, tahukah bahwa mereka bisa melakukan itu berkat perhitungan yang matang. Ada beberapa hal yang tidak luput dari analisis mereka. Apakah anda tahu hal itu?

Berikut adalah saran dari pengamat keuangan di cermati.com Agar anda tidak berhutang secara membabi buta, berikut beberapa hal agar anda mampu memaksimalkan kredit untuk mengembangkan usaha:

1. Pilih Pinjaman Lunak

Apabila anda memiliki bisnis yang baru berjalan, maka ada baiknya anda memilih bantuan dana dari pihak-pihak terdekat. Misalnya, teman atau keluarga. Anda tidak harus mengandalkan kredit dari bank atau lembaga keuangan lain. Di masa awal membuka sebuah bisnis, anda sudah memiliki banyak tugas. Bahkan, bisa dibilang waktu istirahat anda sangat sedikit. jangan bebani pikiran anda dengan hutang dari bank.

Apabila anda tidak bisa menemukan dana segar dari pihak-pihak yang dekat dengan anda, maka ada baiknya anda mulai mencari investor. Pastikan yang memiliki visi yang sama dengan Anda. Masalah pengembalian pinjaman bisa anda atur. Misalnya, dilakukan dengan cara pembagian keuntungan bulanan. Perihal besar keuntungan pun sebaiknya anda bicarakan pula.

2. Ketahui potensi berkembang

Sebuah bisnis membutuhkan dana segar ketika dia mulai igin melebarkan sayap. Idealnya seperti itu. Misalnya, menambah kapasitas produksi atau membuka cabang baru demi memperluas pangsa pasar. Apabila ternyata anda belum membutuhkan dana segar, maka sebaiknya anda hindari berhutang. Apalagi hingga anda berkeliling seharian.

Ada baiknya, sebleum anda memutuskan untuk mengambil kredit bank, anda sudah memperhitungkan semuanya. Buat rencana alokasi penggunaan dana kredit. Selain itu, anda pun sebaiknya sudah memiliki perhitungan secara merinci seberapa besar potensi pendapatan dan keuntungan yang anda peroleh berikutnya.

3. Seberapa mampu anda mencicil utang

Sebaiknya anda berhati-hati. Selalu hitung besaran dana yang anda butuhkan. Tidak ada patokan khusus terkait hal ini. Ada baiknya, kredit yang anda peroleh bisa memenuhi kebutuhan perkembangan usaha. Sebelum memutuskan mengajukan kredit, terlebih dahulu buat rencana anggaran. Hal ini akan membantu anda menilai seberapa mampu anda membayar utang.

Selalu hitung kebutuhan dana. Termasuk di dalamnya biaya operasional tiap bulan, biaya gaji pegawai dan biaya rutin lainnya. Cobalah untuk membandingkan pengeluaran rutin dan pendapatan bulanan usaha. Secara teoritis, pendapatan lebih besar dari pengeluaran. Lalu, selisih itulah yang menjadi patokan besaran cicilan utang per bulan.

4. Referensi kredit

Pasti akan selalu ada tawaran kredit yang berkeliaran di hadapan anda. Namun, jangan pernah mudah tergoda. Anda harus jeli dalam mengambil pinjaman tanpa jaminan atau pinjaman multiguna untuk pengembangan usaha. Kredit berikut sering kali memiliki bunga yang lebih tinggai daripada kredit untuk usaha.


Tag
div>