JUMAT , 19 JANUARI 2018

5 Persen Warga Indonesia Bisnis Jual Barang Bekas

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Selasa , 03 Oktober 2017 12:45
5 Persen Warga Indonesia Bisnis Jual Barang Bekas

Ilustrasi (int)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Berbagai bisnis dilakukan untuk menghasilkan uang tambahan, seperti halnya menjual barang-barang preloved (barang bekas).

Associated Country Manager Carousell Indonesia, Olivia Lautner, Senin (2/10), mengatakan, lebih dari 75 persen warga Indonesia menghasilkan uang tambahan dari menjual barang preloved.

“Nilai pada barang-barang yang tidak terpakai bisa sangat signifikan. Menurut data internal Carousell, pengguna Carousell bisa menghasilkan rerata Rp7,7 juta dengan menjual barang-barang yang tidak terpakai,” ungkapnya.

Pasar preloved yang berkembang pesat telah menjadi solusi yang lebih terjangkau bagi orang Indonesia untuk mengikuti tren terkini. Ketika membeli barang preloved, keinginan untuk menemukan produk langka atau barang unik menjadi motivasi utama bagi 72 persen orang Indonesia.

Sejak diluncurkan di Indonesia pada tahun 2014, Carousell telah menjadi marketplace paling populer di Indonesia untuk barang preloved. Dibuktikan dengan pertumbuhan belanja preloved dalam beberapa tahun terakhir ini.

“Mereka telah membantu kami mencapai lebih dari 80 persen pertumbuhan QoQ (Quarter on Quarter) dalam transaksi sepanjang kuartal pertama 2016, dengan lebih dari 7 juta barang terdaftar dan lebih dari 1,5 juta barang terjual pada Juni 2017,” imbuhnya.

Olivia menyebutkan, Carousell adalah mobile classifieds app yang menjadikan menjual semudah mengambil foto dan membeli semudah chatting.


div>