JUMAT , 19 OKTOBER 2018

5 Rekor yang Berpeluang Pecah di Piala Dunia 2018

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Kamis , 14 Juni 2018 11:15
5 Rekor yang Berpeluang Pecah di Piala Dunia 2018

Ada sejumlah rekor yang berpeluang pecah di Piala Dunia 2018. (AFP)

RAKYATSULSEL.COM – Piala Dunia selalu menyajikan fenomena menarik setiap kali digelar. Dari tahun ke tahun, satu hal yang selalu dinanti adalah pecahnya rekor yang pernah ditorehkan di edisi-edisi Piala Dunia sebelumnya.

Untuk edisi Piala Dunia 2018 ini setidaknya ada 5 rekor yang berpeluang pecah kembali, minimal disamai oleh generasi berikutnya. Baik rekor individual maupun catatan apik yang dilakukan sebuah tim di ajang terakbar sepak bola dunia ini.

Apa saja rekor yang berpeluang pecah di Rusia? Berikut 5 di antaranya:

13 Partai Piala Dunia Tak Terkalahkan

Timnas Jerman sudah meraih 8 laga tak terkalahkan sejak Piala Dunia 2010. (AFP)

Rekor luar biasa ini dicatatkan Brasil usai kalah 2-4 dari Hungaria di perempat final Piala Dunia 1954 hingga takluk 1-3 dari lawan yang sama di Piala Dunia 1966. Kali ini rekor tersebut bisa saja disamakan Timnas Jerman. Bahkan bisa saja dilewati.

Terakhir kali Jerman kalah adalah saat ditundukkan Spanyol di semifinal Piala Dunia 2010. Usai kekalahan tersebut, Jerman menorehkan 8 laga tak pernah kalah saat memasuki Piala Dunia 2018.

Artinya, Tim Panser butuh 5 laga lagi untuk bisa menyamai rekor milik Brasil. Atau 6 laga lagi agar bisa memecahkan rekor yang sudah bertahan puluhan tahun tersebut.

Tampil di 5 Piala Dunia

Rafael Marquez bisa jadi pemain ketiga yang merasakan 5 edisi Piala Dunia. (AFP)

Sepanjang sejarah berlangsungnya Piala Dunia, hanya ada dua pemain yang mampu tampil dalam 5 edisi. Mereka adalah legenda Jerman Lothar Matthaus dan eks andalan Meksiko, Antonio Carbajal. Ini merupakan catatan yang sangat langka dilakukan para pemain di seluruh dunia.

Di Piala Dunia 2018 ini, ada satu pemain yang berpeluang menyusul catatan apik dua legenda tersebut. Dia adalah pemain supersenior Timnas Meksiko, Rafael Marquez. Saat eks defender Barcelona ini diturunkan di salah satu laga saja, sudah cukup untuk membuat dirinya masuk daftar yang pernah ditorehkan Matthaus dan Carbajal.

Sebenarnya, Gianluigi Buffon juga menjadi bagian dari skuad Timnas Italia dalam 5 Piala Dunia. Namun dia tak bermain saat Italia berlaga di Piala Dunia 1998.

Pemain Tertua di Piala Dunia

Cukup satu pertandingan sudah langsung membuat Esaam El-Hadary menjadi pemain tertua yang pernah tampil di Piala Dunia. (AFP)

Piala Dunia pernah mencatatkan rekor pemain tertua pada diri Faryd Mondragon. Kiper Timnas Kolombia ini menorehkan rekor tersebut saat tampil di Piala Dunia 2014. Usianya saat menorehkan rekor itu mencapai 43 tahun 3 hari.

Rekor ini berpeluang digantikan oleh Esaam El-Hadary. Kiper Timnas Mesir ini datang ke Rusia dalam usia 45 tahun. Cukup satu pertandingan saja yang dimainkan El-Hadary untuk membuat namanya tercatat di buku rekor sebagai pemain tertua dalam sejarah Piala Dunia.

Tak Terkalahkan dalam 6 Laga Wakil Concacaf

Timnas Kosta Rika jadi negara kecil yang bisa masuk ke dalam buku rekor Piala Dunia. ()

Piala Dunia adalah sebuah turnamen yang padat. Maksimal, sebuah tim hanya akan bermain dalam 7 laga saja. Dari mulai fase grup hingga final. Karena itu, catatan tak terkalahkan dalam 6 laga adalah sebuah hal yang istimewa.

Rekor 6 laga tak terkalahkan wakil Concacaf secara beruntun di Piala Dunia ini merupakan milik Timnas Meksiko. Mereka melakukannya antara Piala Dunia 1994 dan 1998.

Untuk kali ini, kesempatan itu dimiliki oleh Kosta Rika. Mereka tak pernah kalah dalam lima laga di Piala Dunia 2014. Rekor Meksiko berpotensi disamai Kosta Rika saat bertemu Serbia. Dan, bisa dipecahkan jika berlanjut saat bertemu Brasil di laga berikutnya.

Juara sebagai Pemain dan Pelatih

Didier Deschamps pernah merasakan manisnya trofi Piala Dunia sebagai pemain pada 1998. (AFP)

Sosok paling langka dalam sejarah Piala Dunia tak lain dari Mario Zagallo. Legenda asal Brasil ini pernah meraih Piala Dunia sebagai pemain dan pelatih.

Zagallo meraih Piala Dunia 1958 dan 1962 sebagai pemain. Dia pun sukses meraih supremasi tertinggi di sepak bola ini saat menjadi pelatih pada edisi Piala Dunia 1970. Prestasi ini dilanjutkan pada 1994 kala bertugas sebagai asisten pelatih.

Catatan Zagallo hanya mampu didekati Franz Beckenbauer. Legenda besar Jerman ini menjadi juara Piala Dunia 1974 sebagai pemain. Pada edisi Piala Dunia 1990, Beckenbauer kembali mencicipi manisnya trofi dengan status pelatih.

Tahun ini, Didier Deschamps menjadi satu-satunya sosok yang berpeluang mengikuti jejak Zagallo dan Beckenbauer. Deschamps merupakan kapten Timnas Prancis saat juara di Piala Dunia 1998. Sebuah trofi juara bersama Le Bleus di Piala Dunia 2018 akan mensejajarkan dirinya dengan Zagallo dan Beckebauer.

(adw/JPC)


div>