KAMIS , 26 APRIL 2018

50 Calon Anggota Bawaslu Sulsel Ikut Tes Psikologi

Reporter:

Editor:

Ridwan Lallo

Rabu , 11 April 2018 19:06
50 Calon Anggota Bawaslu Sulsel Ikut Tes Psikologi

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Sebanyak 50 orang calon anggota  Bawaslu Sulsel  mengikuti tes psikologi di Polda Sulsel (11/4).

Hal ini disampaikan Sekretaris Timsel  Nurjannah Abna saat ditemui disela-sela pelaksanaan tes. Nampak hadir Ketua Timsel, Prof Dr H Anwar Borahima, Dr Zulkifli Aspan, Kepala Sekretariat Bawaslu Laode Salama, dan Kabag SDM Polda Sulsel, AKBP D Widodo.

Nurjannah Abna mengatakan, tes psikologi merupakan tahapan kedua yang hanya diikuti oleh 50 orang calon anggota Bawaslu. “Hari ini ada 2 (dua) orang peserta tidak hadir untuk mengikuti tes. Tes ini merupakan bagian dari proses penilaian tahap kedua setelah sebelumnya calon anggota Bawaslu mengikuti tes tertulis CAT yang berlangsung tanggal 7 April 2018di UNM,” jelas Dosen Fakultas Sastra UMI ini.

Ketua Timsel, Prof Dr H Anwar Borahima, mengatakan bahwa pelaksanaan tes psikologi  kerjasama dengan Polda Sulsel  yang  berlangsung tanggal 11 sampaib12 April 2018 dengan muatan materi tes psikologi  meliputi  psikomotorik termasuk di dalamnya  intelegensi, sikap kerja dan kepribadian.

Guru besar Fakultas Hukum Unhas ini menambahkan, hasil tes psikologi ini nantinya akan diserahkan ke Mabes Polri pada tanggal 15 April 2018 untuk diperiksa  dan setelah diperiksa, hasilnya akan diserahkan kepada Bawaslu RI, dan selanjutnya Bawaslu RI akan mengirimkan ke timsel.

Sementara Kabag SDM Polda Sulsel AKBP D Widodo selaku koordinator tes psikologi Polda Sulsel  dalam sambutannya mengatakan, bahwa pelaksanaan tes dua hari ini dengan rincian untuk tes hari pertama, dilakukan metode tes psikometri dan Leaderless Group Discussion dan pada  hari kedua, dilakukan metode test wawancara psikologi.

Widodo juga meminta agar para peserta bekerja dengan jujur dan tenang, santai,  konsentrasi tanpa harus tegang dan terbebani. “Makanya sebelum pelaksanaan ujian peserta untuk rileks dengan memberikan tips dan mempraktikkan cara menenangkan diri dengan meminta peserta menutup mata berkonsentrasi membayangkan yang indah, gunung, dengan segala binatangnya juga laut dengan segala jenis ikannya. Nampak  peserta  menikmati dan merasakan efek latihan tersebut,” terang Widodo. (*)


div>