RABU , 26 SEPTEMBER 2018

50 Mitra Grab Terima Edukasi Disabilitas

Reporter:

Nhera

Editor:

Iskanto

Jumat , 14 September 2018 08:44
50 Mitra Grab Terima Edukasi Disabilitas

Perwakilan dari Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (Perdik) Sulsel, Nur Syarif Ramadhan (tengah) saat menunjukkan penggunaan aplikasi grab di RM Torani Jln Urip Sumaharjo, Kamis (13/9).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Sebanyak 50 Mitra Grab dari berbagai komunitas di Makassar menerima edukasi tentang disabilitas. Kegiatan tersebut untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya penyandang disabilitas.

Perwakilan Manajemen Grab Makasaar, Asriadi mengatakan, sebagai platform transportasi terkemuka di Asia Tenggara, inisiatif ini merupakan langkah alamiah untuk mitra grab dalam memperlakukan penyandang disabilitas tersebut.

“Kami ingin para mitra grab menyadari keberadaan difabel, bagaimana memperlakukan mereka karena pada dasarnya mereka juga ingin diperlakukan dengan masyarakat lainnya. Dengan kegiatan seperti ini yang dihadiri ketua-ketua komunitas grab bisa menyampaikan kepada para anggota cara melayani difabel,” ungkapnya saat ditemui di RM Torani Jln Urip Sumaharjo, Kamis (13/9).

50 Mitra Grab tersebut dipertemukan perwakilan dari Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (Perdik) Sulsel, Nur Syarif Ramadhan. Tujuannya agar mereka tidak merasa kaget jika bertemu langsung dengan difable.

“Kita ingin Mitra Grab betul-betul sadar dan aware terhadap teman-teman difabel. Perlakuan terhadap seluruh penumpang harus sama, makanya kita hadirkan Syarif untuk berikan edukasi kepada mitra, bagaimana menghadapi teman-teman difabel,” terangnya.

Sementara itu, Nur Syarif Ramadhan mengaku, dirinya tidak menemui kendala saat menggunakan aplikasi Grab. Namun kata dia, pelayanan pembayaran non tunai bisa diintegrasikan. Ia juga berharap, seluruh mitra bisa bersikap profesional saat mendapati customer penyandang difabel.

“Pesan saya, jangan kaget saat mendapati customer yang difabel. Tadi saya sudah sampaikan juga kepada mitra bagaimana cara komunikasi dengan penumpang difabel,” ungkapnya. (*)


div>