MINGGU , 19 AGUSTUS 2018

6 Prolegda Belum Jalan, Dewan Lebih Sibuk Kunker

Reporter:

Editor:

hur

Minggu , 13 September 2015 17:39

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Enam Program Legislasi Daerah (Prolegda) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dinilai tidak berjalan dengan baik. Pasalnya, ranperda itu merupakan inisiatif dari Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Makassar. Sementara sampai saat ini, anggota DPRD masih sibuk menghabiskan waktu dengan agenda kunjungan kerja (kunker) ke beberapa wilayah di luar pulau Sulawesi.

Namun Ketua Badan Legislasi DPRD Makassar, Rahman Pina mengatakan, 6 prolegda inisiatif DPRD Makassar itu tidak perlu dipermasalahkan. Karena, kata Rahman, seluruh ranperda tersebut akan digenjot pembahasannya hingga akhir tahun 2015.

“Saya kira tidak usah diragukan, karena setelah agenda kunker ini, kita akan bahas semuanya hingga tuntas,” kata Rahman Pina, di ruang kerjanya, Jumat (11/9) lalu.

Rahman Pina menambahkan, dari 6 ranperda inisiatif dewan, ada beberapa yang sudah memasuki tahap pembahasan. Salah satu di antaranya adalah ranperda tentang tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Sudah ada beberapa yang sudah kita bahas. Tenang saja, nanti ranperda lainnya akan menyusul pembahasannya,” ujarnya.

Diketahui, ada 6 program legislatif daerah (prolegda) kota Makassar tahun 2015, yakni ranperda tentang penggunaan dana Silpa, ranperda Sistem Transportasi, ranperda pengelolaan dan Pengendalian Lingkungan hidup, ranperda Perlindungan tenaga Kerja, ranperda Pola karir, ranperda tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan raperda tentang revisi Perda PDAM.

Sebelumnya, Koordinator Pemantau Legislatif (Kopel) Wilayah Makassar, Santa mengungkapkan, ada 19 program legislasi daerah (Prolegda) yang mendesak untuk segera dilakukan pembahasan. Di mana 6 di antaranya merupakan inisiatif DPRD Makassar.

“Harusnya ranperda ini yang menjadi pokok utama, karena mendesak pembahasannya,” ujar Santa.


div>