RABU , 14 NOVEMBER 2018

65 Persen APBD Bulukumba untuk Belanja Pegawai

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Selasa , 01 Agustus 2017 15:38
65 Persen APBD Bulukumba untuk Belanja Pegawai

Anggota DPRD Bulukumba, Fahidin. foto: salahuddin/rakyatsulsel.

BULUKUMBA, RAKYATSULSEL.COM – Belanja pegawai Pemkab Bulukumba terbilang besar. DPRD Bulukumba mulai mempersoalkan belanja pegawai yang mencapai 65 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bulukumba. Belanja pegawai yang masih cukup besar itu berimplikasi kepada Pemkab Bulukumba.

“Wajar bila pemerintah pusat tidak memperbolehkan kita menerima PNS. Belanja pegawai kita di APBD mencapai 65 persen,” kata Fahidin, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bulukumba di Gedung DPRD Bulukumba, Selasa (1/8).

Sorotan besarnya belanja pegawai tesebut disampaikan berkaitan dengan pembahasan pelaksanaan pertanggung jawaban APBD Bulukumba 2016. Realisiasi APBD Bulukumba 2016 seebesar Rp1,3 triliun dari target pendapatan Rp1,5 triliun. Itu artinya, separuh dari APBD 2016 Rp1,3 triliun digunakan untuk belanja PNS Bulukumba.

Dalam rapat banggar yang dipimpin Ketua DPRD Bulukumba, HA Hamzah Pangki, anggota DPRD Bulukumba, Fahidin, dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), meminta agar belanja pegawai dirasionalisasi.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, Andi Mappiwali, membenarkan belanja pegawai Bulukumba masih terbilang besar. (***)


div>