• Senin, 20 Oktober 2014
Iklan | Privacy Policy | Redaksi | Citizen Report

7 Caleg Pindah Partai Terancam Dicoret

Belum Mengajukan Surat Pengunduran Diri

Kamis , 20 Juni 2013 13:51
Total Pembaca : 420 Views

Baca juga

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Tujuh anggota DPRD Sulsel yang  kembali maccaleg dengan berganti partai terancam dicoret dari daftar calon sementara (DCS) peserta Pileg 2014. Pencoretan ini sangat beralasan jika mereka nantinya tak kunjung menyerahkan surat pengunduran diri dari partai lama hingga DCS diumumkan pada Agustus nanti.

Hal ini didasari PKPU Nomor 9 Tahun 2013 tentang Tata Cara Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi, Kabupaten dan DPD.

Ketujuh legislator itu; Irwan Intje (PDK-Hanura) Andi Mustaman (PDK-PKB) Ilham Noetoadji (PDK-Gerindra) Awwal Muin (PPDI-Hanura) Andi Suhari Attas (PDK- PKB), MG Lebang (PDK-Hanura) dan Sugiarti Mangun Karim (RepublikaN-PPP).

“Semua memungkinkan tidak lolos ke DCT nantinya, jika mereka tidak mengajukan surat pengunduran diri,” ingat Iqbal Latief, Ketua KPU Sulsel  kepada Rakyat Sulsel, kemarin.

Iqbal mengatakan, legislator yang pindah partai dan menjadi calon legislator di partai lain harus mengajukan surat pengunduran diri sebelum akhir Juli mendatang.  Namun jika hal tersebut tidak dipenuhi, maka KPU tidak segan-segan akan mendepak atau mencoret para Caleg tersebut dari daftar DCS.

“Kami berikan waktu selama sebulan ke depan karena Agustus sudah kita tetapkan DCT. Jika tidak, maka semua akan kita coret,” ancam Iqbal.

Di tempat terpisah, Ketua DPRD Sulsel HM Roem mengatakan, kalau saat ini baru lima legislator DPRD Sulsel yang telah mengajukan surat pengunduran diri setelah berpindah partai.

Mereka di antaranya adalah politisi PBR, Wawan Mattaliu pindah ke Partai Hanura, Alex Palinggi dan Paulus Tandiongan dari PDK ke Hanura, legislator Demokrat Misriani Ilyas ke Partai Gerindra dan politisi Demokrat Adnan Purictha Yasin Limpo ke Partai Golkar.

Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel ini belum bisa memastikan secara detail kapan pelaksanaan pengganti antar waktu (PAW) para legislator yang pindah partai tersebut.

“Kami belum bisa menjadwalkan proses PAW-nya sebelum ada SK dari Mendagri. Tapi kemungkinan akhir Juli sudah ada SK-nya,” terang bekas Bupati Sinjai dua periode ini.

Politisi partai Golkar tersebut mengaku, secara etika mestinya legislator yang kembali mencalonkan diri di Pileg 2014 mendatang harus mengundurkan diri jika mereka hengkang ke partai lain.

“Namun sampai hari ini kita juga masih menunggu apa yang menjadi petunjuk KPU. Jika mereka meminta SK pengunduran diri maka kita akan serahkan. Tapi yang ada di tangan kita saat ini hanya SK pengunduran diri lima orang saja,” katanya.

Ilham Noer Toadji yang dikonfirmasi perihal kepastian pengunduran dirinya sebagai anggota DPRD Sulsel berencana akan mengajukan surat pengundurannya dalam waktu dekat.  “Suratnya sementara saya susun untuk diserahkan ke DPRD Sulsel lalu ke KPU,” kata politisi PDK Sulsel ini.

Tanggapan miring datang dari pengamat politik STIA-LAN, Arief Wicaksono. Banyaknya Caleg yang belum mengundurkan diri menunjukkan tingkat pemahaman dari Caleg itu sendiri. “Ini menunjukkan bahwa kadar pemaham mereka tentang politik itu berada di tingkatan terbawah,” ujarnya.

Menurut Arief, hal ini juga menunjukkan mereka menjadi anggota DPRD hanya untuk mengejar pekerjaan untuk mendapatkan uang. “Sebab dengan bersikap seperti itu, maka bisa dikatakan kalau mereka hanya mementingkan kepentingannya sendiri dibanding kepentingan masyarakat yang menjadi konstituennya,” jelasnya.

Untuk itu, menurut Arief, masyarakat ke depannya, harus betul-betul jeli dalam memilih wakilnya. “Jangan sampai membeli kucing dalam karung. Kalau tidak kejadian seperti ini, akan terus berulang di masa yang akan datang,” katanya. (upi-awl)

 

LEGISLATOR PINDAH PARTAI:  Irwan Intje (PDK>Hanura) Andi Mustaman (PDK>PKB) Ilham Noetoadji (PDK>Gerindra) Awwal Muin (PPDI>Hanura) Andi Suhari Attas (PDK> PKB), MG Lebang (PDK>Hanura) dan Sugiarti Mangun Karim (RepublikaN>PPP).