SELASA , 16 OKTOBER 2018

7 Fakta yang Akan Membawa Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2016

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Sabtu , 17 Desember 2016 15:52
7 Fakta yang Akan Membawa Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2016

Para pemain tim nasional Indonesia menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum pertandingan melawan tim Thailand pada babak final Piala AFF Suzuki 2016.

RakyatSulsel.com – Jika anda percaya klenik atau mitos, yakinlah bahwa Timnas Indonesia punya peluang cukup besar untuk menjuarai Piala AFF 2016. Bagaimana tidak, ada sederet fakta atau mitos yang memberi garansi untuk keberhasilan Indonesia mengalahkan Thailand.

Memang, sejak awal gelaran Piala AFF 2016, tak banyak yang menjagokan Indonesia bakal juara. Baru terbebas dari sanksi FIFA, persiapan yang sangat singkat, dan adanya keterbatasan dalam memilih pemain terbaik. Bisa dikatakan, Skuad Garuda berangkat ke Piala AFF 2016 dengan modal pas-pasan jika dibanding tim-tim calon juara lainnya.

Namun, perlahan skuad asuhan Alfred Riedl itu mampu membalikkan prediksi banyak pihak. Lolos dari fase grup sebagai runner-up di bawah Thailand, hingga menyingkirkan tim kuat seperti Filipina Singapura, dan Vietnam.

Kini, Indonesia sudah berdiri tegap di partai final menghadapi Thailand. Partai leg pertama pun sudah dilalui dengan hasil positif. Kepalang tanggung, target awal pun direvisi dari sekadar lolos ke semifinal, kini mengincar gelar juara.

Modal berharga pun sudah dikantongi. Selain keunggulan agregat 2-1, ada beberapa fakta yang mendukung keberhasilan Indonesia mengangkat trofi Piala AFF untuk pertama kalinya pada tahun ini.

Dilansi JawaPos.com (Jawa Pos Group) ada 7 fakta atau mitos yang menjadi garansi Timnas Indonesia bisa menjarai Piala AFF 2016, antara lain:

[NEXT-RASUL]

1. Tak Pernah Absen Cetak 2 Gol di Setiap Laga

Selama gelaran piala AFF 2016, Timnas Indonesia terbilang cukup subur. Boaz Salossa dan kawan-kawan selalu bisa mencetak dua gol dari setiap 6 laga yang sudah dijalani. Andai dua gol kembali mereka lesakkan saat melawan Thailand nanti, gelar juara akan semakin dekat.

Sebab, Thailand setidaknya butuh 4 gol untuk berbalik unggul. Memang bukan hal mustahil bagi Thailand mengingat pada laga pertama di fase grup, mereka mampu menang 4-2 atas Indonesia. Namun, laga final tentu tak bisa disamakan dengan babak grup.

[NEXT-RASUL]

2. Cuma Indonesia yang Bisa Jebol Gawang Thailand.

Selama gelaran piala AFF 2016, hanya Indonesia yang mampu menodai gawang Thailand. Pada perjumpaan pertama di fase grup, Indonesia bisa melesakkan dua gol meski kalah 2-4. Lalu pada leg pertama final, dua gol kembali ditorehkan Skuad Garuda dalam kemenangan 2-1.

Sebaliknya, saat melawan tim lain, Thailand tak pernah kebobolan. Bahkan, pertandingan leg pertama di Stadion Pakansari, Rabu (14/12) merupakan kekalahan pertama Thailand dalam kompetisi tersebut.

[NEXT-RASUL]

3) Pemenang Final Leg Pertama Selalu Juara

Indonesia juga diuntungkan dengan adanya data bahwa pemenang leg pertama final Piala AFF selalu keluar menjadi juara. Selama lima gelaran terakhir, piala AFF selalu “bersahabat” dengan pemenang leg pertama.
Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Singapura sudah merasakannya. Bahkan, Singapura mengangkat trofinya dua kali karena selalu berhasil memenangi pertandingan pertama.

[NEXT-RASUL]

4. Tahun Milik Tim dengan Jersey Merah

Percaya atau tidak, tahun 2016 ditakdirkan menjadi milik negara dengan jersey berwarna merah. Dua tim yang identik dengan jersey berwarna merah mampu menjadi juara turnamen tertinggi di wilayahnya.

Timnas Portugal, yang identik dengan warna merah, menjadi juara Euro 2016. Cile yang juga berkaus merah menjadi kampiun Copa America Centenario. Menariknya, tim yang mereka kalahkan di final justru identik dengan jersey warna biru, Prancis di Euro 2016 dan Argentina di Copa America. Bukan mustahil Indonesia dengan jersey merah juga bisa meneruskan tren itu dengan mengalahkan Thailand dengan jersey biru.

[NEXT-RASUL]

5) Tulah Top Skorer Teerasil Dangda

Posisi Teerasil Dangda sebagai pencetak gol terbanyak di Piala AFF 2016 akan sulit dikejar. Dari 6 laga yang sudah dijalani, kapten Timnas Thailand itu sudah membukukan 6 gol, terpaut 3 gol dari rekan setimnya, Sarawut Masuk serta kapten Timnas Indonesia, Boaz Solossa, dan tersisa satu laga.

Dengan posisi yang sulit tergoyahkan itu, Teerasil justru membangkitkan kembali tulah top skorer yang pernah disandangnya dalam dua edisi. Saat dia menjadi top skorer, Thailand selalu kandas di babak final. Pertama pada 2008, saat kalah dari Vietnam dan 2012 ketika takluk dari Singapura.

[NEXT-RASUL]

6) Kado Perpisahan Alfred Riedl

Pelatih Alfred Riedl sempat menguarakan niat mundur dari Timnas Indonesia selepas gelaran Piala AFF 2016. Kebetulan kontraknya memang akan kedaluwarsa pada akhir tahun ini. Namun, ada satu janji yang diutarakan Riedl sebelum angkat kaki.

Jelang final leg kedua, Riedl berjanji akan membawa Timnas Indonesia mengakhiri kutukan yang nyaris selalu kalah setiap bermain di kadang Thailand. Dia juga bertekad membawa Skuad Garuda meraih trofi juara Piala AFF untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. Tentu itu akan menjadi kado terindah untuk perpisahan Riedl.

[NEXT-RASUL]

7) Kemiripan dengan Cristiano Ronaldo dan Portugal

Saat ini netizen membandingkan perjalanan tim nasional Indonesia dengan Portugal kala meraih juara Euro 2016. Di final, Portugal harus kehilangan pemain andalannya, Cristiano Ronaldo karena cedera. Kondisi serupa dengan Timnas Indonesia yang harus kehilangan Andik Vermansah akibat cedera pada leg pertama.

Selain itu, ada pula kemiripan antara Ronaldo dan Boaz Solossa yang sama-sama identik dengan nomor punggung 7. Ronaldo kalah di final Euro 2004 saat tampil perdana di turnamen itu. Begitu pula Boaz pada Piala AFF 2004. Berselang 12 tahun, Ronaldo memimpin Portugal meraih trofi major perdana di Euro 2016. Boaz pun berpeluang meniru jejak Ronaldo di Piala AFF 2016. (ira/JPG)


div>