JUMAT , 19 JANUARI 2018

7 Orang Korban Meninggal Ditemukan, 1 Orang Masih Dicari

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Jumat , 12 Mei 2017 17:41
7 Orang Korban Meninggal Ditemukan, 1 Orang Masih Dicari

Kendaraan alat berat melakukan evakuasi di lokasi tanah longsor di Desa Maliowo, Kecamatan Angkona, Luwu Timur, Jumat (12/5). foto: rahim/rakyatsulsel.

LUWU TIMUR, RAKYATSULSEL.COM – Informasi dari pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Timur menyebutkan, sebanyak 18 orang yang menjadi korban dari bencana tanah longsor di Desa Maliowo, Kecamatan Angkona, Luwu Timur, Jumat (12/5). Mereka yang tewas karena tidak sempat menyelamatkan diri saat longsor menimbun rumah mereka.

Dari jumlah tersebut, tujuh orang diantaranya sudah meninggal dunia dan ditemukan serta dievakuasi ke rumah sakit Ilagaligo wotu satu. Selebihnya mengalami luka berat.

Hingga saat ini, masih satu mayat yang belum berhasil ditemukan, warga bersama tim relawan dan aparat keamanan masih berusaha membersihkan matrial longsor yang menimbun jalan dan rumah warga.

Selanjutnya, sembilan rumah warga rusak total akibat tertimbun longsor. Hingga saat ini jalan trans Malili masih lumpuh tertutup longsoran .

Menurut salah satu warga yang ditemui di lokasi longsor, Sukardi, mengaku jika dirinya sempat menyelamatkan tiga orang korban, satu orang sudah meninggal dunia. Selanjutnya ia tidak bisa lagi membantu karena tanah terus bergerak dari ketinggian dan menimbun rumah warga yang berada di kaki gunung.

“Tiga orang ji pak yang bisa saya selamatkan setelah itu saya juga menyelamatkan diri karena tanah di ketinggian terus bergerak kebawan dan menimbun rumah warga ” Ujar Sukardi

Informasi dari Kepala Badan Penanggulangan bencana Daerah kabupaten Luwu Timur , M.Zabur, menerangkan, longsor terjadi akibat terjadi penggundulan di puncak gunung karena warga membuka lahan merica. Saat hujan tanah tergerus dan menimbun rumah warga yang berada di kaki gunung.

[NEXT-RASUL]

Hingga saat ini petugas PMI, Tagana, Sar, dan tim dari BPBD Lutim sudah siaga dilokasi bencana membantu mengevakuasi longsor. Hanya saja upaya vakuasi longsor berjalan lamban karena kerap terjadi longsor susulan mengakibatkan para relawan berkali-kali lari dari lokasi longsor takut tertimbun longsor susulan.

Informasi dari direktur rumah sakit, Rosmini Pandin, menjelaskan jenazah korban yang tewas,  di RSUD Ilaga Ligo saat ini ada enam orang. mereka semua sudah visum.Sementara satu orang balita di bawa ke Puskesmas Angkona juga meninggal dunia.

Berikut nama-nama yang telah meninggal:

1. Rusli
2. Bayi dari Ami
3. Muhammad
4. Erna
5. Rahayu
6. Darwis
7. Khaerul
8. Sri, saat ini masih sementara dalam pencarian. (***)


div>