MINGGU , 16 DESEMBER 2018

79 Mahasiswa UNM Ikuti PMP XXI

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Selasa , 27 Maret 2018 14:45
79 Mahasiswa UNM Ikuti PMP XXI

Sebanyak 79 Mahasiswa dari berbagai fakultas yang ada di Universitas Negeri Makassar (UNM) telah mengikuti Pelatihan Metodologi Penelitian yang ke-21 atau lebih dikenal dengan PMP XXI. (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Sebanyak 79 Mahasiswa dari berbagai fakultas yang ada di Universitas Negeri Makassar (UNM) telah mengikuti Pelatihan Metodologi Penelitian yang ke-21 atau lebih dikenal dengan PMP XXI.

Pelaksanaan PMP dimulai sejak tanggal 23 sampai 25 Maret di Asrama Pelatihan STIE AMKOP Ujung Pandang, Jalan Meranti, Makassar. Selama berlangsungnya pelatihan, peserta menerima delapan materi tentang penelitian yang dibawakan oleh pemateri yang kompeten di bidangnya. Pemateri ini berasal dari Dosen UNM dan alumni LPM Penalaran UNM.

Ketua Panitia PMP XXI Wahyuddin mengatakan, pelatihan ini merupakan salah satu tahapan perekrutan anggota baru LPM Penalaran UNM. Tema PMP kali ini adalah “Membangun Karakter Kontinum Untuk Mewujudkan Generasi Kontributif”.

Dia menambahkan, PMP merupakan wadah pertama bagi para peserta untuk mengenal penelitian sebelum bergabung di LPM Penalaran.

“Besar harapan kami, sesuai 3 kata tema terakhir ‘Mewujudkan Generasi Konstributif’, di situ mengandung doa dan harapan yaitu bagaimana peserta nantinya bisa berkontribusi aktif dalam kehidupan melalui hasil-hasil penelitian yang mereka lakukan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan peserta yang telah lolos saat mengikuti rangkaian seleksi. Tahapan seleksi tersebut, lanjut Wahyuddin, dimulai pada awal bulan Februari yang terdiri dari proses seleksi berkas sampai ke tahap tes wawancara, Focus Group Discussion (FGD) dan tes tertulis.

“Setelah mengikuti setiap rangkaian materi, peserta dibagi menjadi 2 kelas yaitu kelas penelitian sosial dan kelas penelitian sains. 2 kelas itu terdiri dari 15 kelompok. Setiap kelompok dibimbing 2 Mentor dan 1 panitia pengarah,” ungkapnya.

Di hari terakhir, lanjutnya, peserta memaparkan hasil Term Of Reference (TOR) atau gambaran umum dari penelitian mereka sebelum seminar Proposal.

“Seminar proposal akan dilakukan seminggu kemudian yaitu tanggal 31 Maret 2018 Kemudian beberapa minggu setelah seminar proposal, peserta akan terjun langsung ke lapangan untuk meneliti selama 3 minggu,” kata Wahyuddin.

“Setelah tahap penelitian, kegiatan akan masuk ke rangkaian dimana peserta akan memaparkan hasil penelitian mereka pada tanggal 21 April 2018 sebagai tahap terakhir proses rekutmen anggota LPM,” tutupnya. (*)


div>