JUMAT , 17 AGUSTUS 2018

8 CJH dari Embarkasi Solo Meninggal

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 04 Agustus 2018 19:30
8 CJH dari Embarkasi Solo Meninggal

Ilustrasi haji. (Dok. JawaPos.com)

RAKYATSULSEL.COM – Jumlah calon jamaah haji (CJH) dari Embarkasi Solo yang meninggal dunia terus bertambah. Sampai saat ini sudah ada 8 orang yang meninggal. Tujuh CJH di antaranya meninggal di tanah suci. Sedangkan satu jamaah meninggal saat dirawat di RSUD dr Moewardi, Solo.

Sementara, lima CJH terpaksa ditunda keberangkatannya lantaran harus menjalani perawatan di rumah sakit. Kelimanya dirujuk ke RSUD dr Moewardi, Solo.

“Total yang meninggal di tanah suci sampai saat ini sebanyak tujuh jamaah, yang meninggal di tanah air satu orang. Jadi totalnya sebanyak delapan jamaah,” terang Kasubbag Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Donohudan, Boyolali, Jateng, Afief Mundzir kepada JawaPos.com, Sabtu (4/8).

CJH yang baru saja meninggal di tanah suci atas nama Mukti Wibowo Martono, 69, asal Kaligelang, Taman, Kabupaten Pemalang, Jateng. Mukti meninggal pada 3 Agustus lalu sekitar pukul 23.00 waktu setempat.

Hingga kini, sudah ada 64 kloter yang masuk ke Embarkasi dengan jumlah 22.478 jamaah. Sedangkan yang sudah diterbangkan ke tanah suci sebanyak 60 kloter dengan 21.034 jamaah. “Yang sudah tiba di tanah suci sebanyak 59 kloter atau 20.684 jamaah,” terang Afief.

Sementara untuk lima jamaah yang dirujuk ke RSUD dr Moewardi, pemberangkatannya menunggu kondisinya pulih. “Nanti jamaah ini akan diikutkan ke kloter berikutnya yang ada kuota atau seatnya,” ungkap Afief.

Berikut daftar CJH asal Embarkasi Solo yang meninggal berdasarkan data Siskohat:

1. Sunarto Sueb Sahad,57, Kloter 15, warga Bumiayu, Kabupaten Brebese.

2. Siti Aminah Rasyip,57, Kloter 5, warga Tegalsari, Tulis, Kabupaten.

3. Supriyati Teguh Adam,51, Kloter 5, warga Kranggan, Tersono Kabupaten Batang.

4. Abdullah Nuur Nur Sidik,72, Kloter 13, warga Bulukamba, Kabupaten Brebes.

5. Soejatmin Siswo Taruno,86, Kloter 26, warga Godean, Kabupaten Sleman.

6. Jamiatun Waridin suratman,66, Kloter 52, warga Doplang, Jati, Kabupaten Blora.

7. Mukti Wibowo,69, Kloter 11, Kloter 11, warga Kaligelang, Taman, Kabupaten Pemalang.

8. Supriyanto Suripan Podo, 59, Kloter 53, warga Wantilgung, Ngawen, Kabupaten Blora.

(apl/JPC)

 


div>