RABU , 14 NOVEMBER 2018

800 Ekor Sapi Layak Kurban di Parepare, Pembeli Diimbau Beli Sapi ‘Bersertifikat’

Reporter:

Editor:

Niar

Rabu , 23 Agustus 2017 20:28
800 Ekor Sapi Layak Kurban di Parepare, Pembeli Diimbau Beli Sapi ‘Bersertifikat’

Tim Dinas PKP Kota Parepare melakukan uji kesehatan terhadap 70 ekor sapi yang dijadikan sampel untuk memastikan hewan layak kurban, di kampung Bilalangnge, Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, Rabu, (23/8).

PAREPARE, RAKSUL.COM– Dinas Peternakan, Kehutanan dan Perikanan (PKP) Parepare merilis, setidaknya 800 ekor sapi di Parepare dinyatakan layak dijadikan hewan kurban pada perayaan Idul Adha mendatang.

Informasi itu diungkapkan Plt Kepala Dinas PKP Hj Rostina Rahman saat melakukan uji kesehatan pada 70 ekor sapi sebagai sampel hewan kurban di Kampung Elle Kalukue, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, Rabu, (23/8).

Setelah melalui pemeriksaan kesehatan, lanjut Rostina, sapi tersebut akan diberikan cat putih di tanduk dan sebagian tubuh hewan yang akan menjadi penanda bahwa hewan tersebut layak kurban. Selain itu, juga akan disertakan sertifikat dari Bidang Peternakan Dinas PKP Parepare.

“Masyarakat yang ingin berkurban agar beli sapi yang sudah dicat putih dan memiliki sertifikat,” imbau Rostinah.

“Kegiatan uji kesehatan hewan ini akan dilanjutkan dengan pngawasan lalulintas ternak dengan bekerjasama dengan Dinas Perhubungan dan Pihak Kepolisian,” lanjut Wildana, Kabid Peternakan Dinas PKP menambahkan.

Mengenai stok hewan kurban kata dia, terdapat 700 hingga seribu hewan yang siap kurban dan diperkirakan akan terus bertambah menjelang hari H.

Sementara itu, salah seorang tim dokter hewan Dinas PKP Parepare, Yulianti Hatta memaparkan, salah satu syarat pendukung sapi layak dijadikan hewan kurban setidaknya telah berumur 2 tahun.

Beberapa hal yang mesti diperhatikan untuk memastikan sapi tersebut layak di antaranya dengan dilakukan pemeriksaan gigi, mata, telinga dan buah zakar bagi sapi pejantan.

“Yang pastinya kami imbau kepada masyarakat agar beli sapi yang telah bersertifikat dari Bidang Peternakan,” imbau Yulianti.


div>