MINGGU , 27 MEI 2018

84 Guru SMP Ikut ToT Di Barombong

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Sabtu , 08 September 2012 10:18
84 Guru SMP Ikut ToT Di Barombong

TOT: Kabid Dikdas Dikorda Gowa, Jayadi Mahmud membuka ToT di SMPN 1 Barombong.

TOT: Kabid Dikdas Dikorda Gowa, Jayadi Mahmud membuka ToT di SMPN 1 Barombong.

RAKYAT SULSEL . GOWA — Sebanyak 84 guru SMP di Kecamatan Barombong dan Bontonompo Selatan (Bonsel) Kabupaten Gowa mengikuti Training of Trainer (ToT) PKG, PKB,serta DUPAK. Peserta tersebut berasal dari 4 SMP dari dua kecamatan. ToT ini berlangsung di SMPN 1 Barombong Kecamatan Barombong, Gowa selama tiga hari mulai Kamis, 6 September sampai Sabtu, 8 September dengan menggunakan anggaran dari biaya operasional sekolah (BOS) masing-masing sekolah. Peserta ToT akan dibimbing sebanyak 10 orang instruktur, baik lokal maupun nasional  diberikan materi tentang penilaian kinerja guru (PKG) dan pengembangan kepropesian berkelanjutan (PKB) serta daftar usul penetapan angka kredit (DUPAK). Kabid Dikdas Dinas Dikorda Gowa, Jayadi Mahmud menyampaikan, pendidikan di Kabupaten Gowa menjadi kiblat pendidikan Sulsel. Makanya, kata dia, dulunya Gowa berguru ke Jemrana, Bali kini daerah itu lagi balik berguru ke Gowa tentang penerapan pendidikan gratis secara total. Mantan Kacabdis Dikorda Somba Opu juga menyebutkan, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada guru yang ada di sekolah terkait tugas dan fungsinya sebagai pendidik yang profesional dengan tunjangan yang diterimanya.

Dia berharap,sosialisasi tersebut akan memberi nilai tambah terhadap guru ketika menjalangkan tugas pokoknya dalam  proses belajar mengajar. Apalagi tambah dia, ToT yang dilaksanakan merupakan program kemendikbud yang memiliki nilai strategis dalam mengimplementasi sistem pembelajaran kelas tuntas berkelanjutan (KTB). “Kami berterima kasih kepada  peserta dan instruktur yang bersungguh-sungguh menyelenggarakan ToT ini,” ujar Jayadi.

Salah satu instruktur nasional terkait assesor PKG, PKB dan Dupak Kabupaten Gowa, Mas’ud Kasim mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu momen untuk menciptakan agen pembelajaran di setiap tingkat satuan pendidikan. Disebutkan peserta yang mengikuti ToT program ini bukan hanya terbatas pada guru PNS saja namun, semua guru utamanya yang telah tersertifikasi berhak untuk mengikuti ToT ini. “Diharapkan semua sekolah baik negeri maupun swasta untuk mengikutkan gurunya dalam ToT yang dilaksanakan guna menyatukan persepsi,” ujarnya.

ToT berlangsung tiga hari, menurut Kepala SMPN 4 Sungguminasa, tentu ada peserta yang memenuhi dan tidak memenuhi persyaratan menjadi assesor. Namun, bagi peserta lolos dalam verifikasi dengan nilai terbaik, tentu patut diangkat sebagai calon Assesor masing-masing tempat tugasnya. Dia menyebutkan, seorang assesor akan membimbing sebanyak lima guru di sekolahnya. “Jadi bila di sekolah itu terdapat 20 guru maka assesornya sebanyak empat orang,” jelasnya. (K1)


Tag
div>