SELASA , 20 FEBRUARI 2018

88 Penggali Kubur Diangkat Jadi Tenaga Kontrak

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 20 Januari 2018 15:00
88 Penggali Kubur Diangkat Jadi Tenaga Kontrak

Danny Pomanto, foto: mdfajar/rakyatsulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memberikan senyum kepada 88 tenaga pembersih dan penggalikubur UPTD pemakaman. Pasalnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengangkat mereka menjadi tenaga kontrak pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar.

Hal itu disampaikan langsung oleh Walikota Makassar, Moh RamdhanDanny Pomanto saat bertemudengan para tenaga pembersih dan penggali lubang kubur di Ruang
Sipakalebbi, Jumat (19/1) kemarin.

“Tenaga pembersih dan penggali lubang kubur UPTD pemakaman DLH saya kira nanti pertama beliaubeliau ini diangkat menjadi kontrak sudah siap suratnya sebentar saya
tanda tangan biar cepat selesai karena kontrak sekarang ini tidak seperti kontrak yang dulu sekarang kontraknya dua kali tambah baik dalam dua kali lipat,” ucap Danny.

Bukan hanya itu para tenaga kontrak, kata Danny ditunjang dengan BPJS ketenagakerjaan.

“Kalau terjadi kecelakaan kerja seperti kemarin ada satgas kebersihan tabrak lari dijalan mendapat Rp 132 Juta. Alhamdulillah paling tidak keluarganya terbantukan. Bukan dalam kita minta-mintaki’na tabrak mobil, tapi BPJS ketenagakerjaan ini kita terlindungi, keluarga tenang dalam bekerja dan terlindungi oleh jaminan sosial,” kata Danny.

Untuk itu, Danny meminta maaf jika dirinya baru sempat bertemu membuat forum diskusi seperti ini. Ia pun berterima kasih karena dari kerja-kerja selama ini membuat kota Makassar terutama perkuburan terlayani dengan baik.

“Saya baru paham bahwa begitu banyak orang yang membuat kota ini terlayani dengan baik terutama diperkuburan saya langsung membayangkan bagaimana kalau mereka tidak ada, tidak adami yang dikubur, orang berpikir penggali kubur itu gampang, bukan gali pondasi ini,” papar Danny.

Bahkan saat ini, Danny mengupayakan ada tunjangan khusus seperti orang-orangyang ada di pulau. Dalam kesempatan ini pula, Danny meminta pendapat para penggali kubur agar bagaimana kedepannya perkuburan di Kota Makassar bisa tertata dengan rapi. (*)


div>