KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

91 Desa Belum Nikmati Listrik

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Rabu , 09 Agustus 2017 14:07
91 Desa Belum Nikmati Listrik

Ilustrasi. foto: net

MAKASSAR, RakyatSulsel.com – Sebanyak 151 desa di Provinsi Sulawesi Barat akan teraliri listrik tahun 2017 ini dan 2018 mendatang. Pihak PT PLN (Persero) Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulselrabar) mengaku telah melakukan kunjungan ke PLTU Mamuju guna melihat kesiapan PLTU milik PT Rekind Daya Mamuju tersebut.

Humas PLN (Persero) Sulselrabar, Rosita Zulkarnaen mengatakan aliran listrik yang akan melayani masyarakat Sulbar tersebut terinterkoneksi dengan sistem kelistrikan Sulbagsel.

“Provinsi ini butuh bantuan untuk maju dan bergerak lebih cepat untuk mengatasi gap dengan provinsi lainnya,” ujar Rosita, Selasa (8/8).

PLTU Mamuju yang ditargetkan akan Commercial of Date (COD) terlaksana pada  November dan Desember 2017 sehingga akan menunjang sistem kelistrikan interkoneksi dari Sulteng, Sulbar, hingga Sulsel.

“Daya dari PLN area Mamuju adalah 121,2 MW dan beban puncaknya 63,2 MW. Sehingga masih memiliki cadangan daya 58 MW,” sebutnya.

Saat ini PLN Area Mamuju khususnya, melayani 207.396 pelanggan. Terdiri diantara 54 persen pelanggan prabayar dan 46 persen merupakan pelanggan paska bayar.

Rosita mengaku sampai sekarang sudah ada 496 desa dialiri listrik di Sulbar, sedangkan 151 sisanya belum tersentuh. Rencananya, proyek ini akan dilakukan dua tahap, yakni tahap pertama sebanyak 31 desa pada tahun 2017 dan 120 desa di tahap 2 pata tahun 2018 mendatang.

“Optimistis, pada tahun 2017 dan 2018 direncanakan 151 desa akan teraliri listrik,” ungkapnya.

[NEXT-RASUL]

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Independent Power Producer (IPP) Mamuju milik PT Rekind Daya Mamuju memiliki kapasitas 2×25 MW. PLTU tersebut nantinya akan melayani 40.000 pelanggan di Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan.

“Diharapkan dengan beroperasinya PLTU Mamuju unit #1 pada bulan November 2017 dan unit #2 bulan Desember 2017 akan membangkitkan gairah pertumbuhan ekonomi di Sulsel dan Sulbar. Selain itu, masyarakat Mamuju dan sekitarnya akan turun merasakan aliran sumber daya listrik,” harapnya.

Rosita juga menyampaikan untuk menunjang kehandalan jaringan, ada beberapa target pembangunan infrastruktur ketenaga listrikan, yakni Gardu Induk Pasangkayu akan beroperasi tahun 2017, Gardu Induk Mamuju COD 2018, GI Topoyo COD pada tahun 2018, dan Gardu Induk Mamasa pada tahun 2019.

“Pada akhir tahun 2018 kami menargetkan agar semua desa dapat dilistriki dan kami berharap dukungan Gubernur dalam beberapa hal utamanya dalam pembebasan lahan,” imbuhnya.

Sementara itu, Supervisor Humas PLN Sulselrabar, Eko Wahyu Prasongko mencatat ada 2.563.104 pelanggan PT PLN (Persero) Sulselrabar. Dari jumlah tersebut, masih ada belasan desa dan kecamatan belum tersentuh listrik.

“Di Sulsel masih ada 15 kecamatan atau 291 desa dan 9 kelurahan yang tersebar di Sulsel belum dialiri listrik,” ucapnya. (D)


Tag
  • listrik
  •  
    div>