KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

Abu Tours Akui Investasikan Uang Jemaah

Reporter:

Irsal

Editor:

asharabdullah

Rabu , 07 Maret 2018 11:30
Abu Tours Akui Investasikan Uang Jemaah

Kantor Abu Tours. (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel terus mendalami kasus dugaan penipuan travel haji dan umrah Abu Tours. Kali ini, penyidik memeriksa sejumlah direktur dan pengawai dari biro perjalanan haji dan umroh tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani mengatakan, mitra-mitra yang sudah menanamkan saham di Abu Tours sudah melakukan penarikan uang terhadap calon jamaah umroh.

“Tentunya mereka kecewa akibat adanya penundaan keberangkatan umroh yang belum ada kejelasan. Kita ketahui pada tahun 2017 sudah ada 16 ribu orang yang tidak berangkat, walaupun pada bulan Januari lalu sudah ada beberapa jamaah yang sudah diberangkatkan,” kata Dicky Sondani, Selasa (6/3) kemarin.

Lanjut Dicky, dari keterangan para direktur Abu Tours menyatakan bahwa kondisi saat ini memang memiliki kendala financial. Artinya mereka tidak memiliki anggaran yang besar untuk memberangkatkan calon jamaah umroh.

“Dari keterangan Direktur Keuangan Abu Tours, bahwa uang jamaah itu diinvestasikan ke tempat lain. Kita sementara lakukan penyidikan kemana saja uang itu diinvestasikan,” ungkapnya.

Dicky menyebutkan, secepatnya akan menetapkan tersangka dalam kasus Abu Tours. Dan hari ini akan lakukan gelar perkara dengan mengikut sertakan Tim Bareskrim Mabes Polri.

“Mungkin kita secepatnya tetapkan tersangka dari kasus Abu Tours ini. CEO-nya akan diperiksa karena sampe hari ini dia masih di Mekkah,” tambahnya.

Ia mengaku, bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan Kementerian Agama dan Kanwil Depag Sulsel terkait audit investigasi.

“Nanti Depag melakukan audit kepada Abu Tours, sejauh mana calon jamaah akan diberangkatkan dan kenapa bisa sampai kesulitan financial,” pungkasnya. (*)


div>