Kamis, 29 Juni 2017

Ada 38 WNI Terlibat Konflik Marawi, Empat Sudah Mati

Jumat , 02 Juni 2017 17:21
Penulis :
Editor   : Ashar Abdullah
Petugas keamanan di Filipina sedang berjaga-jaga di Marawi, Pulau Mindanao yang sedang dilanda pertempuran antara Angkatan Bersenjata Filipina melawan pemberontak yang terafiliasi dengan Islamic State. Foto: AP/Bullit Marquez
Petugas keamanan di Filipina sedang berjaga-jaga di Marawi, Pulau Mindanao yang sedang dilanda pertempuran antara Angkatan Bersenjata Filipina melawan pemberontak yang terafiliasi dengan Islamic State. Foto: AP/Bullit Marquez

JAKARTA – Konflik bersenjata di Kota Marawi, Mindanao, Filipina terus menyeret keterlibatan warga negara Indonesia (WNI). Dalam catatan Polri, ada 38 WNI yang ikut bertempur di ibu kota Provinsi Lanao del Sur itu.

“Yang terlibat 38 orang WNI. Di mana 37 laki-laki dan satu wanita,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di kantornya, Jumat (2/6).

Menurutnya, sudah ada WNI yang tewas karena ikut berperang di Marawi. “Yang diduga tewas di sana ada empat laki-laki,” sambungnya.

Lebih lanjut Setyo mengatakan, sudah 12 WNI yang berhasil dikembalikan ke Indonesia. Di antaranya enam dipulangkan oleh KBRI, sedangkan enam lainnya dideportasi oleh otoritas Filipina.

“Yang masih di sana sekitar 22 orang,” sebutnya.

Hanya saja, Setyo belum bisa memastikan bahwa para WNI itu bergabung dengan kelompok Maute. Karenanya, Polri masih berupaya mengonfirmasi riwayat ke-38 WNI itu selama di Filipina.

“Kami masih cari informasi lebih lanjut. Mungkin KBRI sana yang akan mencari informasi dan kami akan bantu dari anggota kepolisian ataupun teknis,” kata dia.(mg4/jpnn)