SENIN , 19 FEBRUARI 2018

Ada Pelemparan Bom Molotov di Minimarket Jalan Landak Baru

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Minggu , 11 Juni 2017 23:34
Ada Pelemparan Bom Molotov di Minimarket Jalan Landak Baru

Suasana toko alba di Jalan Landak Baru.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dua pemuda dengan menggunakan sepeda motor merk beat berwana merah melakukan pelemparan bom molotov di Toko Alba, Jalan Landak Baru, Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini, Makassar, Minggu (11/6).

Terkait hal itu, Sainal Syamsul Alam M (45) selaku pemilik Toko Alba menceritakan bahwa insiden ini terjadi pada saat sementar berlangsungnya shalat tarwih.
“Kejadiannya, sekitar pukul 21.30 Wita. Yang dimana, pada saat itu saya sementara berada didalam toko hendak ingin berbuka puasa,” ucap Sainal saat ditemui di lokasi.
Tiba-tiba saja salah seorang tukang parkir bernama Erwin melihat kedua pemuda melakukan pelemparan dengan menggunakan bom molotov.
Erwin pun sontak kaget, dan berteriak memanggil warga sekitar. Alhasil, korban atau pemilik toko pun berlari keluar dari rumah untuk mengecek hal itu.
“Kedua pemuda ini diketahui melakukan pelemparan pada saat bom molotovnya mengenai atap rumah (seng) dan jatuh tepat disamping rumah. Lalu muncullah api yang cukup besar,” terang Sainal.
Aksi pelemparan ini diduga motif dendam antara kedua kubuh, yakni Bantabantaeng dan lorong Susang dengan persoalan pak ogah.
[NEXT-RASUL]
Keduanya pun memanas, dan melakukan peperangan di Jalan Landak Baru, Makassar usai shalat subuh.
“Yang saya tahu itu, insiden ini terjadi karena sebelumnya tiap pagi peperangan. Nah, kelompok bantabantaeng kerap disini ngumpul. Mungkin itulah, kenapa toko saya menjadi sasaran,” ungkapnya.
Dia juga menambahkan, dari pelemparan itu tak ada satu pun kerusakan terhadap rumahnya.
“Maunya masalah ini cepat selesai lah jangan meresahkan warga. Kasihan mereka yang tak bersalah menjadi korban pertengkaran antara kedua kubuh itu,” tukasnya.
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Rappocini, AKP Robi mengucapkan bahwa motif insiden ini masih dalam lidik karena pihak personel kepolisian masih melakukan pengumpulan data terhadap korban.
“Masih dalam lidik, nanti di informasikan untuk kelanjutannya,” singkatnya.

div>