RABU , 13 DESEMBER 2017

Ada Upaya Dijegal, IYL: Mereka Lupa Kami Petarung Sejati

Reporter:

Editor:

Sofyan Basri

Selasa , 03 Oktober 2017 18:00
Ada Upaya Dijegal, IYL: Mereka Lupa Kami Petarung Sejati

Doc. RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Bakal pasangan calon Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) mulai buka suara terkait rentetan dugaan skenario yang mencoba menghambatnya maju bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018 mendatang.

Adanya kekuatan besar yang bermain di Pilgub, terasa dari berbagai fakta. Mulai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) baru tentang jalur perseorangan, hingga Parpol yang sejak awal memberikan rekomendasi diganggu dan ditekan mengalihkan ke kandidat lain.

Fakta ini semakin dilengkapi dengan massifnya penyebaran isu ke masyarakat, jika pasangan yang dikenal tegas dan komitmen tersebut batal maju di Pilgub. Alasannya, tidak memiliki Parpol, serta dukungan perseorangan yang sempat mencapai 1,2 juta batal dengan terbitnya PKPU yang baru jelang tahapan pendaftaran independen.

Namun, berbagai indikasi untuk menjegal IYL-Cakka, diyakini tak akan menyurutkan langkah pasangan ini untuk maju mewakafkan diri memimpin Sulsel lima tahun kedepan. Upaya yang diduga sistematis ini, justru semakin memotivasi sekaligus menambah keyakinan jika kemenangan semakin dekat.

“Saya harus akui ada kekuatan besar yang luar biasa ingin menghalangi kami maju. Mungkin anggapannya, jika IYL-Cakka maju maka sulit mengalahkannya kalau bersama rakyat,” kata IYL kepada relawannya di Makassar, Selasa (3/10/17).

Pernyataan IYL ini bukan tanpa alasan. Mengingat sejak awal, mantan Bupati Gowa tersebut memang sangat diperhitungkan bisa memenangkan Pilgub jika lajunya tak dihambat. Apalagi, berbagai survei, termasuk yang dipesan pihak rival, elektabilitasnya juga ditempatkan di posisi teratas.

Dua hari sebelumnya, IYL yang dinobatkan oleh UNHCR sebagai tokoh peduli kemanusiaan di Indonesia, juga mengungkap adanya upaya yang sedang menggembosinya. Pernyataan tersebut disampaikan saat memberikan orasi politik di sela-sela silaturahmi dengan ribuan warga di Labbakkang, Pangkep.

Ichsan yang dikenal sebagai “ahli strategi” ini meyakini, jika kekuatan tersebut menganggapnya bisa berhasil menjegalnya. Apalagi, ia dan Cakka tak punya kekuatan dan kekuasaan untuk memaksa Parpol menarik dukungan ke kandidat lain, dan memaksa Parpol untuk mendukungnya.


div>