KAMIS , 22 NOVEMBER 2018

Adnan Warning Kadus Soal Pelayanan

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Selasa , 05 April 2016 10:48
Adnan Warning Kadus Soal Pelayanan

IST PERBAIKI PELAYANAN. Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan membayar honor kepala dusun dan lingkungan se-Kabupaten Gowa di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Senin (4/4).

GOWA,RAKYATSULSEL.COM – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, meminta seluruh kepala dusun (Kadus) se-Kabupaten Gowa, untuk mengutamakan pelayanan ke masyarakat dalam menjalankan tugas-tugasnya.

Hal itu diungkapkan Adnan saat acara pembayaran honor kepala dusun dan lingkungan se-Kabupaten Gowa di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Senin (4/4).

“Untuk mencapai kesuksesan, saudara wajib bersikap dewasa, profesional dan jangan sekali-kali mempersulit masyarakat,” kata Adnan.

Bupati termuda di Indonesia Timur ini juga meminta para kepala dusun untuk membangun hubungan baik dengan segala lini sektor masyarakat.

Kepala dusun, kata Adnan, adalah perangkat desa. Atas dasar itu kepala desa dan lurah dalam melakukan pemberhentian Kadus dan kepala lingkungan wajib mengkonsultasikan ke camat.

“Bantu kepala desa dalam hal penagihan PBB. Mudah-mudahan honor yang diterima bisa bermanfaat untuk keluarga kita. Gowa ini membutuhkan pemikiran kita untuk menyukseskan pembangunan selama lima tahun kedepan,” pesannya.

[NEXT-RASUL]

Untuk tahun anggaran kedepan, jelasnya, seluruh honor akan masuk pada Alokasi Dana Desa (ADD) pada tahun anggaran 2017. “Karena kadus masuk perangkat desa. Kita juga akan buatkan peraturan bupati untuk menaikkan honor kepala dusun dan kepala lingkungan,” ujarnya.

ADD untuk desa pada TA 2016 ini sendiri jelasnya, sebanyak Rp78.741.000.000. Ditambah alokasi ADD dari APBD yang mencapai Rp87 miliar lebih. “Jika dirata-ratakan mencapai Rp882 juta tiap tahun setiap desa,” ungkap mantan anggota DPRD Sulsel dua periode ini.

Adnan juga berpesan agar kepala dusun untuk menyosialisasikan ke masyarakat terkait program kesehatan gratis yang tetap berjalan. “Sampaikan ke masyarakat, bahwa program kesehatan gratis tetap berjalan meskipun ada program pemerintah pusat yakni BPJS. Kami telah menginstruksikan kepada seluruh kepala Puskesmas untuk tidak menolak masyarakat yang hanya membawa KTP dan KK. Silahkan BPJS jalan, tapi jangan halangi program kesehatan gratis pemerintah daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD), Muh Asrul, menuturkan pembayaran honor untuk tahun ini masih berasal dari APBD 2016. Dalam penyerahan honor secara simbolis tersebut, Adnan didampingi Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni Kr Kio, Ketua DPRD Gowa, Ansar Zaenal Bate dan Sekda Gowa, Muchlis. (*/uki)


div>