KAMIS , 24 MEI 2018

ADS: Kontingen Sulsel Tak Gunakan Atlet dari Luar

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Senin , 24 September 2012 12:29
ADS: Kontingen Sulsel Tak Gunakan Atlet dari Luar

Ketua Harian Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Sulawesi Selatan, Ellong Tjandra memberikan Boarding Past kepada salah satu atlet karate di Rumah Makan Bahari, Minggu (23/9). Atlet karate ini akan bertanding pada kejuaraan Asia Tenggara Karateka di Bangkok.

Ketua Harian Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Sulawesi Selatan, Ellong Tjandra memberikan Boarding Past kepada salah satu atlet karate di Rumah Makan Bahari, Minggu (23/9). Atlet karate ini akan bertanding pada kejuaraan Asia Tenggara Karateka di Bangkok.

Kontingen Sulawesi Selatan memang gagal memenuhi target yang dibebankan KONI Sulsel pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII 2012 di Riau. Mereka hanya mampu menempati urutan tujuh dengan meraih 57 medali, terdiri dari 19 emas, 17 perak dan 21 perunggu.

KONI Sulsel sendiri menargetkan 77 medali, yakni 31 emas, 27 perak dan 28 perunggu. Hasil ini jauh lebih buruk jika dibandigkan raihan medali di PON 2008 Kalimantan. Dimana Sulsel berhasil mengumpulkan 76 medali, yakni 25 emas, 23 perak dan 28 peruggu. Sulsel saat itu berhasil finis diurutan enam.

Ketua KONI Sulsel, Andi Darussalam Tabussala (ADS), mengungkapkan, ada beberapa faktor yang menyebabkan raihan medali kontingen Sulsel tidak mecapai target. Salah satunya, dihilangkannya cabang olahraga dansa, padahal Sulsel meraih tiga medali emas di PON 2008 lalu.

“Selain itu di cabor akuatik sebenarnya ada tujuh kategori yang dipertandingkan dan saat itu kita dapat tiga medali emas. Namun, di PON kali ini hanya empat kategori yag dipertandingkan dan kita hanya meraih satu emas,” kata ADS, saat melakukan konfrensi pers di Cafe Urban, Sabtu (22/9) lalu.

ADS menyebutkan, selain tidak dipertandingkannya beberapa kategori, ada beberapa cabor yang ditargetkan meraih medali emas namun gagal. Yakni, takraw dan panjat tebing, yudo yang sebelum pelaksanaan di targetkan emas.

“Namun kita mendapat tambahan medali dari cabor yang tidak diunggulkan seperti karate. Kalau dibandingkan PON lalu kita hanya meraih empat dan sekarang kita raih tujuh emas. Anggar juga demikian, dulu cuma dua, tapi sekarang kita dapat tiga emas,” tutur ADS.

Meski meraih hasil yang kurang memuaskan, ADS tetap bangga karena pada PON kali ini, kontingen Sulsel tidak menggunakan pemain dari luar. Bahkan menurut dia semua atlet yang terjun lahir dari pembinaan. (RS3)


Tag
div>