RABU , 25 APRIL 2018

Affandi Risqan: Di Tangan Sabirin, Pertumbuhan Ekonomi Sinjai di Atas Rata-rata

Reporter:

Editor:

Lukman

Minggu , 08 April 2018 17:00
Affandi Risqan: Di Tangan Sabirin, Pertumbuhan Ekonomi Sinjai di Atas Rata-rata

Affandi Risqan Anshar

SINJAI, RAKYATSULSEL.COM – Badan Otonom Ekonomi Kreatif BPD HIPMI Sulsel menilai Pemerintah Kabupaten Sinjai sangat mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) di Kabupaten Sinjai.

Hal ini disampaikan oleh Ketua BOEK BPD Hipmi Sulsel, Affandi Risqan Anshar dalam rilisnya kepada awak media, Minggu (07/04/2018).

“Saya melihat Pemerintah Kabupaten Sinjai di tangan pak Sabirin Yahya sangat mendukung pembinaan kepada UMKM yang ada di Sinjai, hal ini ditandai dengan adanya pemberian bantuan modal usaha hingga puluhan juta rupiah bagi kelompok wirausaha, pelatihan kewirausahaan bagi pelaku usaha mikro kecil, bimbingan konsultasi dan pendampingan, pembentukan kelompok wirausaha baru, pemberian sertifikat gratis kepada pelaku usaha mikro kecil, serta memfasilitasi koperasi dan UMKM untuk mengakses sumber-sumber pembiayaan permodalan,” ungkapnya.

Kepedulian Pemda Sinjai didalam peningkatan ekonomi, menurut Affandi, bisa dilihat dari pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sinjai yang mencapai 7,54%. Angka ini jauh dari angka di atas rata-rata nasional bahkan mengalahkan Pemprov Sulsel yang hanya 7,15%.

“Sedangkan angka pengangguran di Sinjai hanya 1,5% dan ini lebih rendah dari Daerah lainnya yang rata-rata di atas 5%. Tak hanya itu Angka Kemiskinan di Kabupaten Sinjai hanya 9,26%, sedangkan di Daerah lain masih di atas 10%. Olehnya itu saya sangat mengapresiasi pencapaian yang dilakukan oleh Pemda Sinjai. Hasil kerja selama ini harus terus berlanjut,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) maupun pelaku ekonomi kreatif memiliki peran yang strategis dalam perekonomian daerah maupun nasional.

Kedudukan strategis ini terlihat dari kontribusinya terhadap penciptaan, pendapatan, penyediaan kesempatan kerja, produk domestik bruto (PDB), maupun sumbangan terhadap ekspor non migas. (**)


div>