KAMIS , 22 FEBRUARI 2018

Agus Tak Lagi Tandatangani Dokumen di Pemprov

Reporter:

Al Amin - Armansyah

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 10 Februari 2018 12:00
Agus Tak Lagi Tandatangani Dokumen di Pemprov

PAMIT. Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu'mang, pamit kepada seluruh pegawai dan staf di lingkup Pemprov Sulsel. Agus akan cuti kampanye 15 Februari mendatang, untuk bertarung kembali di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel. SUGIHARTONO/RAKYAT SULSEL

– TBL Bercermin Di Pilkada Jakarta

MAKASSAR RAKYATSULSEL.COM – Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang, akan bertarung kembali di Pemilihan Gubernur Sulsel Juni mendatang. Sebelum memasuki masa cuti, dirinya masih berwenang melaksanakan tugasnya sebagai wakil gubernur hingga Senin 15 Februari nanti.

Meski demikian, Agus sudah tidak lagi melakukan persetujuan tanda tangan keputusan sebagai wakil kepala daerah.

“Sebenarnya saya sudah cek itu. Saya inikan namanya izin cuti kampanye. Jadi masa cuti kampanye itu berlaku mulai 15 Februari. Cuma hari ini semua surat-surat saya sudah tidak mau tanda tangan,” jelas Agus, Jumat (9/2) kemarin.

Agus berjanji, pekan depan sudah tidak bersentuhan lagi dengan pemerintah provinsi. Ia pamit dengan menceritakan bagaimana wewenang menjadi pendamping Gubernur Sulsel selama 10 tahun menjabat. “Mudah-mudahan itu menjadi pelajaran bagi saya,” harapnya.

Sementara, Tanribali Lamo (TBL), melontarkan fakta menarik terkait dirinya yang maju mendampingi Agus Arifin Nu’mang di Pilgub Sulsel 2018. Meskipun semua memperkirakan Agus – TBL akan gagal maju, pasangan ini justru lolos di Komisi Pemiluhan Umum (KPU) saat injury time, dengan diusung tiga partai yakni PBB, Gerindra dan PPP.

Bercermin dari Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu, kata TBL, usungan Partai Gerindra yakni Anies Baswedan -Sandiaga Uno yang tingkat elektabilitasnya sempat berada di posisi ketiga. Dirinyapun optimistis menghadapi Pilgub Sulsel, mengingat masyarakat sekarang sudah cerdas dalam memilih sosok pemimpin di daerah.

“Terkait dengan pengalaman itu akan menjadi catatan bagi mereka (masyarakat). Jadi, semua sudah cerdaslah untuk memilih pemimpin mana yang berintegritas dan berpengalaman. Sama seperti di Pilkada DKI kan, meskipun hanya beda sekian jam tapi kan akhirnya terpilih juga,” kata TBL ketika ditemui di Warkop Azzahra, Jalan Bandang.

Meski hasil survei posisi Agus-TBL masih tertinggal dari kandidat lain, namun mantan Plt Gubernur Sulsel itu optimistis dengan kerja-kerja terencana partai pengusung, tim dan relawan di daerah, nantinya dapat meningkatkan elektabilitas.

“Saya kalau ke daerah-daerah selalu ada elite partai pengusung yang dampingi. Kemarin saja banyak yang mendampingi, jadi semua sudah bekerja. Baik di timnya Pak Agus yang sudah lama bekerja, di tim saya juga, dan tim parpol pengusung,” ujarnya.

Khusus Agus – TBL di mata masyarakat, bagi TBL, sejauh ini tidak ada kendala saat melakukan sosialisasi. Malahan, berdasarkan pengalaman setelah bertemu masyarakat, cenderung menerima secara positif dan cepat merespon simbol-simbol politik yang kerap diperagakan Agus-TBL yang dikenal dengan salam Sulsel Bagus. (*)


div>