KAMIS , 21 JUNI 2018

Agus-TBL Harus Maksimalkan Mesin Partai

Reporter:

Suryadi Maswatu

Editor:

asharabdullah

Kamis , 31 Mei 2018 15:00
Agus-TBL Harus Maksimalkan Mesin Partai

Ilustrasi. Agus-TBL. Dok. RakyatSulsel

*Andry : Tidak Ingin Terjebak Hasil Survei

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kurang dari satu bulan kontestasi Pemilihn Gubernur (Pilgub) Sulsel akan digelar, beberapa hasil survei telah dirilis oleh sejumlah lembaga survei.

Dari empat paslon yang maju bertarung yakni Pasangan Calon (Paslon) Nurdin Abdullah – Azis Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz), Agus Arifin Nu’mang – Tanribali Lamo (Agus-TBL), Nurdin Abdullah – Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS) dan paslon Ichsan Yasin Limpo – Andi Mudzakkar (IYL-Cakka), paslon nomor urut 2 yakni Agus-TBL selalu berada diurutan paling akhir.

Pakar politik Unibos Makassar, Arif Wicaksono mengatakan secara kasat mata jika dilihat tren hasil survei paslon nomor urut 2 masih punya kemungkinan mengejar ketertinggalan.

Ia menyarankan, agar Agus-TBL memanfaatkan waktu sisa kurang satu bulan ini untuk massifkan sosialisasi, serta bergerak bersama partai pengusung untuk turun ke kantong-kantong pemilih.

“Misalnya dengan memasifkan dan mengoptimalkan jejaring parpol pendukung sebagai mesin politiknya, karena kalau soal kefiguran, siapa sih yang tak kenal Agus-Tanribali,” ujarnya Rabu (30/5).

Tiga lembaga survei yakni Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Script Survei Indonesia (SSI) dan Jaringan Suara Indonesia (JSI), telah merilis hasil survei masing-masing terkait tingkat elektabilitas empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel.

Dari tiga hasil survei itu, pasangan Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo (Agus-TBL) selalu berada di posisi buncit. Elektabilitas Agus-TBL selalu di bawah 10 persen.

Akademisi Unibos Makassar ini berpendapat, jika jejaring sosial dan politik Agus-Tanribali dianggap sudah maksimal, berarti yang belum maksimal adalah efektifitas kinerja mesin politik keduanya, yaitu partai politik pendukung.

“Jika ini bekerja optimal dengan baik, yakin elektabilitas naik. Apalagi tak ada celah untuk dapat serangan dari lawan. Ini yang harus dilakukan tim Agus-TBL,” pungkasnya.

Menanggapi hal itu, Juru bicara (jubir) Agus-TBL Andry Arief Bulu mengaku, jika pihaknya tak mau ambil pusing dengan hasil survei tersebut. Menurutnya, pihak Agus-TBL yang diusung tiga partai, Gerindra, PPP dan PBB, tidak mau terjebak dengan strategi saling counter hasil survei.

“Hasil rilis beberapa survei dalam beberap minggu ini sangat berbeda-beda. Padahal populasi, daerah dan metodenya sama. Sehingga ini hanya semacam saling counter saja. Biarkan mereka saling klaim saja, kami tidak akan ambil pusing dengan strategi seperti itu,” tuturnya.

Menurut Politisi Partai Gerindra ini, strategi menggunakan hasil survei hanya pembentukan opini di masyarakat. “Kami tidak mau ikut-ikutan dengan strategi seperti, karena kapan muncul rilis maka minggu depan di counter lagi, oleh karena itu kami percaya dengan hasil riset tim internal kami, dimana hasilnya saat ini belum bisa kami share ke publik, kita akan lihat hasilnya tanggal 27 Juni nanti,” demikian kata Andre.(*)


div>